Jateng

Uniknya Shalat Ied di Lawang Sewu Tempat Ikoniknya Kota Semarang, Bikin Jamaah Terkesan

×

Uniknya Shalat Ied di Lawang Sewu Tempat Ikoniknya Kota Semarang, Bikin Jamaah Terkesan

Sebarkan artikel ini
Uniknya Shalat Ied di Lawang Sewu Tempat Ikoniknya Kota Semarang, Bikin Jamaah Terkesan
Suasana Shalat Ied di Lawang Sewu Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, berjtajateng.tv – Ribuan orang memadati obyek wisata ikonik Kota Semarang, yakni Lawang Sewu untuk mengikuti Shalat Idulfitri (Shalat Ied) pada Senin 31 Maret 2024.

Masyarakat mulai berdatangan pada pukul 05.30 WIB, satu persatu mulai memasuki kawasan heritage untuk menunaikan ibadah usai sebulan berpuasa.

Bertindak sebagai Khatib dan Imam Shalat Ied yaitu Ustadz Makhasim. Ini merupakan Shalat Ied pertama yang berlangsung di Kawasan Museum Lawang Sewu Semarang.

BACA JUGA: Gelar Sholat Ied dan Open House di Balaikota Semarang, Agustina-Iswar Jamu Ribuan Porsi Hidangan

Antusias masyarakat pun tak main-main, mulai dari warga sekitar hingga pendatang yang sengaja hadir untuk mengikuti Shalat Ied.

Para tamu pun senang dengan gelaran shalat ied perdana di obyek wisata yang dikelola PT KAI Wisata ini. Rerata, para jamaah usai shalat, lanjut berwisata dan berswa foto.

Salah satu jamaah, Dinda mengaku dia berasal dari Gresik dan pulang kampung ke Semarang. Dia tahu adanya Shalat Ied ini dari media sosial instagram dan pemberitaan media.

“Tau dari Instagram, saya dari Gresik. Ini perdana saya kesini, ternyata suasananya enak. Saya dari jauh sekalian ingin melihat Ikoniknya Semarang,” kata Dinda.

Dinda mengaku senang bisa Shalat Ied di Lawang Sewu. Ia menyebut baru pertama kali shalat di salah satu obyek wisata.

Pengunjung lain, Agustina Putri mengaku mendapat informasi shalat ied dari saudaranya di Semarang. Putri merupakan pemudik dari Jakarta yang datang ke Semarang untuk mengunjungi sanak keluarganya.

“Tau dari saudara. Ini baru pertama kali kesini, biasanya di Balaikota. Seru sekali, jadi pengalaman baru shalat Ied di Lawang Sewu,” kata dia.

Dirinya mengaku senang bisa shalat Idulfitri di Lawang Sewu, karena bisa mengenal obyek wisata bersejarah.

Manager Historical Building and Museum PT KAI Wisata Otnial Eko Pamiarso mengatakan shalat Idulfitri ini digelar dalam rangka agar masyarakat Kota Semarang merasa memiliki Lawang Sewu. Sebab, Lawang Sewu, merupakan kantor Kereta Api pertama kali.

“Highlight untuk kunjungan wisata di Semarang dan Jawa Tengah. Kami melihat antusias pengunjung sendiri dengan adanya Shalat Ied agar masyarakat merasa memiliki Lawang Sewu. Kalau kita tarik ke belakang Lawang Sewu adalah kantor untuk Kereta Api pertama kali,” kata dia.

Selain itu, juga untuk meningkatkan kunjungan wisata. Sebab, banyak wisatawan dari luar kota berdatangan ke Ibu Kota Jawa Tengah. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp