Uncategorized

Unisbank Luncurkan SIAKU dan SIASET untuk 700 Desa Wisata di Jateng

×

Unisbank Luncurkan SIAKU dan SIASET untuk 700 Desa Wisata di Jateng

Sebarkan artikel ini
SIAKU SIASET Unisbank
Peluncuran SIAKU dan SIASET dari UNISBANK untuk membantu desa wisata di Jawa Tengah, yang mendapatkan dana hibah dari Kemenristekdikti. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Fakultas Vokasi Unisbank meluncurkan program Sistem Informasi Keuangan (SIAKU) dan Sistem Informasi Aset (SIASET).

Program ini merupakan inisiatif Fakultas Vokasi Unisbank dengan implementasi lebih dari 700 desa wisata di Jawa Tengah.

Rektor Unisbank, Dr. Edy Winarno, mengungkapkan harapannya setelah secara resmi meluncurkan program SIAKU dan SIASET di Gedung Fakultas Vokasi Unisbank Semarang.

“Dengan kurang lebih dari 700 desa wisata di Jawa Tengah yang masih mengelola sistem informasinya secara manual. Kami berharap agar program SIAKU dan SIASET dapat kita adopsi,” ungkap Dr. Edy Winarno.

SIAKU dan SIASET merupakan hasil dari penelitian dosen Fakultas Vokasi Unisbank yang telah maju ke Kemendikbudristek.

Keduanya secara kebetulan akan diterapkan di Koperasi Desa Wisata Candirejo (KDWC), yang baru-baru ini akui sebagai desa wisata Kampanye Sadar Wisata 5.0 oleh Kemenpar.

“Ini merupakan salah satu prestasi bagi dosen Vokasi dan Unisbank secara umum dengan mendapatkan dana hibah dari Kemendikbudristek,” tambahnya.

Dr. Retnowati, Dekan Fakultas Vokasi Unisbank, menegaskan bahwa keberhasilan SIAKU dan SIASET merupakan hasil kolaborasi, terutama dengan KDWC.

Proses mendapatkan dana hibah mulai sejak Desember 2022, melibatkan kolaborasi lintas program studi, dan melewati tahap unggah proposal. P itching, serta dua kali verifikasi konten dan verifikasi keuangan sebelum dinyatakan lolos.

“Program SIAKU dan SIASET ini memang membutuhkan waktu yang panjang sekitar satu tahun. Karena memang penelitian hingga verifikasi sangat ketat sebelum lolos ketahap selanjutnya. Program ini juga mengkolaborasikan antara lintas program studi lainya, jadi kita saling membantu dan menciptakan program yang teruji, baik. Serta dapat bermanfaat secara luas oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dengan peluncurannya di Desa Candirejo di lingkungan kampus Unisbank dan seni daerah, SIAKU dan SIASET. Harapannya dapat terus berkembang dan implementasikan di berbagai desa wisata di Jawa Tengah. Pihak universitas berkomitmen untuk mendorong para dosen untuk berkreasi dan berkolaborasi di Matching Fund dengan fokus pada hilirisasi. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp