Jateng

Untag Endus Kejanggalan Kematian Dosen Levi: Dikabari 8 Jam Setelah Penemuan-Kabar Bukan dari Aparat

×

Untag Endus Kejanggalan Kematian Dosen Levi: Dikabari 8 Jam Setelah Penemuan-Kabar Bukan dari Aparat

Sebarkan artikel ini
kampus untag soal kasus kematian dosen di semarang
Konferensi pers pihak kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang oleh Tim Advokasi Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) di Laboratorium Fakultas Hukum Untag Semarang. Jumat, 21 November 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

“HP, laptop, dan CCTV adalah bagian dari petunjuk penting. Kami meminta kepolisian memastikan semua berlangsung dengan prosedur forensik agar terang benderang,” katanya.

BACA JUGA: Polisi Ungkap AKBP Basuki Satu Kamar dengan Dosen Untag Dwinanda Levi: Jalin Komunikasi Sejak 2020

Menanggapi pertanyaan media, Edi memastikan bahwa permintaan autopsi terhadap jenazah Levi merupakan inisiatif kampus, khususnya dari Dekan Fakultas Hukum, setelah melihat banyaknya informasi yang belum jelas.

“Kami tidak mendapatkan informasi resmi mengenai penyebab kematian. Karena itu, Pak Dekan berinisiatif, tentu dengan persetujuan keluarga, meminta pemberlakuan autopsi untuk memastikan penyebabnya,” tegasnya.

Tim Advokasi Akan Kawal Proses Penyidikan

Edi menambahkan, mulai awal pekan depan pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan penyidik untuk memastikan seluruh tahapan berjalan profesional dan transparan.

“Tim ini dibentuk untuk memastikan proses hukum berjalan terang dan objektif. Kami percaya aparat penegak hukum akan bekerja profesional,” tutupnya. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp