Olahraga

Usai 2 Atlet Porprov Jateng 2026 Meninggal, Panitia Siapkan Rekomendasi Perbaikan SOP

×

Usai 2 Atlet Porprov Jateng 2026 Meninggal, Panitia Siapkan Rekomendasi Perbaikan SOP

Sebarkan artikel ini
Atlet Porprov
Sekretaris Umum PB Porprov Jateng, Budi Santoso, dalam konferensi pers di Coworking Space Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 29 Oktober 2026 petang. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Namun, setelah insiden yang menimpa Syabilla, PB Porprov mendorong evaluasi agar penanganan atlet yang membutuhkan pertolongan dapat ԁilakukan lebih cepat. Salah satu hal yang ԁibahas adalah kemungkinan merespons satu isyarat atlet tanpa harus menunggu kedua tangan terangkat.

BACA JUGA: Polrestabes Semarang Telusuri Penyebab Meninggalnya Atlet Silat Ayudiah Rivana, Selidiki Unsur Sengaja atau Lalai

“Sebagai introspeksi, ayo kita berbenah bersama bahwa kontingen mudah-mudahan tidak protes pada saat kita adakan penyelematan. Takutnya wasit adalah ԁiprotes, [atlet] masih kuat kenapa ԁihentikan, itu akan terjadi,” jelasnya.

Budi menegaskan, keselamatan atlet perlu menjadi bahan introspeksi bersama, termasuk bagi kontingen dan perangkat pertandingan. Evaluasi tidak hanya menyasar cabang selam, tetapi juga SOP cabang olahraga lain yang berpotensi membahayakan atlet.

“Kalau ini menjadi preseden yang terjadi sekarang ini kepada seluruh PB yang SOP-nya kemungkinan ada yang membahayakan itu akan kita adakan nanti rekomendasi kepada para pengurus cabang olahraga di tingkat pusat maupun daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Seksi Kesehatan Porprov Jateng XVII, dr. Elhamangto Zuhdan, menyampaikan bahwa tim kesehatan telah menangani sekitar 157 kasus.

Dari jumlah tersebut, tim kesehatan mencatat 157 kasus yang terdiri atas 121 kasus rawat jalan di pos kesehatan, 22 kasus rujukan, serta 14 kasus pemeriksaan dan observasi di pos kesehatan. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp