SEMARANG, beritajateng.tv – Bulan Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri. Dalam salah satu kajiannya, ust. Adi Hidayat menyampaikan beberapa pesan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan panduan yang bisa dijadikan kurikulum ibadah selama bulan suci ini.
Menurut beliau, Ramadan bukan hanya sekadar menahan rasa lapar dan dahaga, akan tetapi menjadi kesempatan untuk menyusun program ibadah yang terarah.
Dengan mengikuti kurikulum yang beliau contohkan, setiap umat Muslim dapat mengoptimalkan amal dan meraih derajat takwa.
BACA JUGA: 7 Tema Materi Ceramah Ramadhan 2026, Cocok untuk Kultum dan Kuliah Subuh
Terdapat lima poin utama yang perlu menjadi fokus selama Ramadan. Kelima amalan tersebut saling melengkapi dan membentuk fondasi spiritual yang kuat.
Ustaz Hadi Hidayat
Meningkatkan Sholat dan Interaksi dengan Al-Qur’an
Shalat menjadi amalan pertama yang menjadi anjuran bagi umat Muslim. Shalat merupakan fondasi utama seluruh ibadah, sehingga kualitas dan kekhusyukannya perlu kita tingkatkan, baik dalam shalat wajib maupun sunnah seperti tarawih dan witir.
Seorang muslim yang menjaga konsistensi shalatnya, akan lebih mudah dalam mengendalikan hati serta memperkuat hubungannya dengan Allah SWT.
Yang kedua, interaksi dengan Al-Qur’an juga harus diperbanyak. Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an.
Kita harus memperbanyak tilawah, memahami makna, dan mentadabburi ayat-ayatnya, karena hal itu menjadi bagian penting dari ibadah.
Bukan hanya membaca, namun juga mengamalkan isi kandungan dari Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari agar nilai-nilainya benar-benar hidup dalam diri.
Perbanyak Sedekah, Doa, dan Taubat
Ramadan juga menjadi waktu terbaik untuk melakukan sedekah. Allah SWT menjanjikan bahwa setiap kebaikan dapat berlipat ganda pahalanya.
BACA JUGA: Menyentuh Hati! Berikut Contoh Kultum Ramadan yang Singkat Penuh Makna
Sedekah dapat berlangsung dalam berbagai bentuk, baik materi, tenaga, ataupun bantuan lainnya.
Selanjutnya, memperbanyak doa juga sangat baik. Doa merupakan wujud ketundukan dan harapan seorang hamba kepada Allah SWT, terlebih pada waktu-waktu mustajab seperti saat berbuka dan sepertiga malam terakhir.





