“Sekarang di bebrapa ruas jalan, kami pakainya tabebuya dan pule. Tabebuya diantaranya di BKB, Jalan basudewo, Ahmad Yani, MT Haryono, Pemuda,” sebutnya.
Dia memaparkan, perawatan pohon tabebuya tidak begitu rumit. Pihaknya menjaga pasokan air saat musim kering. Jika sudah tumbuh besar, pohon tabebuya akan hidup dengan mudah.
“Bunganya cantik. Itu alasan utama kami tanam. Ngetren, sekarang banyak kabupaten kota tanam tabebuya,” ungkapnya.
Yudi menambahkan, dinas perumahan dan permukiman berencana memperbanyak pohon tabebuya untuk mempercantik Kota Semarang.
Namun, dia juga tetap berupaya membuat Kota Semarang makin rindang dengan pohon lainnya, seperti pohon pule.
Rencananya, akan berlangsung tambal sulam penanaman tabebuya di Jalan Pemuda, Gajahmada, dan penanaman di Sriwijaya.
“Kami punya stok banyak untuk tambal sulam dan penambahan ruas jalan tertentu di wilayah kota. Sriwijaya kami intervensi dari Pahlawan sampai TBRS,” terangnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah