Krisis air bersih yang melanda Blora semakin parah. Tak hanya pemukiman warga, kantor kelurahan juga kesulitan air
Akibat sumber mata air yang mulai mengering. Dalam sebulan terakhir, pegawai Kelurahan Tambahrejo terpaksa mengambil air dari sumur.
BACA JUGA: Krisis Air Bersih di Blora Terus Meluas: Tak Cuma Warga, Kantor Kelurahan pun Terdampak
Kondisi ini makin parah dengan meningkatnya kebutuhan air bersih akibat keberadaan sejumlah mahasiswa KKN. Pihak kelurahan terpaksa membeli satu tangki air bersih dengan harga Rp 150 ribu. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





