Hukum & Kriminal

Video Viral, Kronologi Kecelakaan Honda Scoopy Vs Civic di Kabupaten Semarang

×

Video Viral, Kronologi Kecelakaan Honda Scoopy Vs Civic di Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kecelakaan di Kabupaten Semarang
Ilustrasi kecelakaan di Kabupaten Semarang. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah video menampilkan rekaman insiden keributan yang melibatkan pengendara motor dan mobil di Kabupaten Semarang, beredar luas di sejumlah akun media sosial.

Dari keterangan yang tersemat, insiden tersebut terjadi di ruas Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang, tepatnya di halaman depan Restoran Mang Engking.

Di tengah- tengah situasi keributan tersebut, petugas satpam restoran setempat turun tangan berupaya melerai pihak- pihak yang terlibat.

Menanggapi beredarnya rekaman video insiden keributan yang sempat viral di media sosial tersebut, jajaran Satlantas Polres Semarang memberikan penjelasan.

“Insiden berawal dari kecelakaan lalu lintas,” kata Kasatlantas Polres Semarang, AKP Raymond Daniel Titaheluw, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin malam, 5 Oktober 2026.

BACA JUGA: Rencana Pemerintah Ngebor 19 Titik Geothermal di Jawa Tengah Terungkap

Kecelakaan tersebut, ucapnya, terjadi di Jalan Raya Bandungan- Lemah Abang, di Desa Munding, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu dini hari, 3 Oktober 2026.

Honda Scoopy Vs Honda Civic

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi K 5826 ANC yang  Fahrizatul (21), warga Jepara kendarai dengan mobil Honda Civic bernomor polisi B 1136 NAA yang Eriek (35), warga Kota Semarang kemudikan.

Raymond, mengatakan, pengemudi mobil  kabur meninggalkan kokasi kejadian. Sementara rombongan korban mengejar hingga Ungaran.

“Hingga insiden keributan terjadi di depan restoran Mang Engking, seperti yang telah beredar luas melalui media sosial,” ucap dia.

BACA JUGA: Hasil Akhir, Rekap dan Statistik Timnas Indonesia Vs Thailand, Elkan Baggott Ciptakan Asa

Raymond bilang, petugas keamanan Rumah Makan Mang Engking menghubungi pihak kepolisian. Kontak melalui layanan Call Center Kepolisian di nomot 110 Polres Semarang.

Kemudian, kata dia, personel satlantas yang datang langsung memeriksa kedua belah pihak.

Semuanya telah ada pemeriksaaan, guna mengetahui secara jelas rangkaian kejadian kecelakaan lalu lintas yang memantik terjadinya insiden keributan tersebut.

“Demikian halnya korban yang sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Ken Saras. Sekaranag sudah boleh pulang untuk menjalani rawat jalan,” kata dia. (*)

Editor: Diaz  A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp