SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah pusat berencana melakukan pengeboran 19 titik geothermal atau panas bumi di Provinsi Jawa Tengah. Termasuk di antaranya di Gunung Ungaran, Telomoyo, dan Lawu.
“Jadi memang kemarin dijelaskan ada 19 titik ya di Jawa Tengah, itu dilakukan pengeboran panas bumi,” kata Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah Nur Saadah, usai menghadiri audiensi dengan Aliansi Jateng Guyub di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis sore, 24 September 2026.
Akan tetapi, kata Nur Saadah, masyarakat menyampaikan keberatan terhadap rencana pengeboran geothermal di Jawa Tengah tersebut.
Dia bilang, masyarakat khawatir dengan dampak yang mungkin timbul dari proyek eksplorasi panas bumi tersebut. Mulai dari dampak kelangkaan air, hingga potensi gempa bumi.
BACA JUGA: Lari 150 KM Gunung Lawu – Kantor Gubernur Jateng, Forum Rakyat Tolak Proyek Geothermal
“Masyarakat keberatan karena kekhawatiran ada bencana gempa bumi, kelangkaan air, dan lain-lain. Nah, itu nanti yang menjelaskan para ahlinya,” ucapnya.
Komisi D sebagai perwakilan masyarakat, kata Nur Saadah, akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada pemerintah pusat. Dia mendesak pemerintah pusat memberikan kejelasan kepada masyarakat.
“Nah kami sebagai perwakilan rakyat menyampaikan apa yang tuntutan oleh masyarakat. Pemerintah tidak boleh memberikan kecemasan berkepanjangan kepada masyarakat. Sehingga kalau memang itu benar-benar menjadi ancaman bagi masyarakat ya agar harus berhenti,” katanya.
Komisi D Minta ESDM Libatkan Warga dalam Pembahasan Proyek Geothermal
Nur Saadah mengatakan, 19 titik pengeboran geothermal di Jawa Tengah beberapa di antaranta di Gunung Ungaran, Telomoyo, dan Lawu.
Komisi D sebelumnya telah melakukan klarifikasi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait rencana pengeboran panas bumi, khususnya di Gunung Ungaran.
“Kami klarifikasi, meminta penjelasan kepada Kementerian ESDM. Di sana juga sudah ada penjelasan secara detail tentang perencanaan itu. Memang ada perencanaan pengeboran di Gunung Ungaran. Nah, tapi sampai hari ini belum ada pelaksanaan proyek ya. Masih ada tahapan-tahapan,” katanya.





