Jateng

Viral Chat Guru Genit ke Siswa SMP Blora, Bupati: Per Senin Besuk dan Berhentikan

×

Viral Chat Guru Genit ke Siswa SMP Blora, Bupati: Per Senin Besuk dan Berhentikan

Sebarkan artikel ini
Bupati Blora Arief Rohman saat diklarifikasi sejumlah media di Blora, Sabtu, 11 April 2026. (Heri/beritajateng.tv)
Bupati Blora Arief Rohman saat diklarifikasi sejumlah media di Blora, Sabtu, 11 April 2026. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Viral chat guru SMP di Blora dengan siswanya, Bupati Blora, Arief Rohman akan berhentikan guru genit dan memindahkan ke Korwil setempat.

“Ya, per Senin besuk akan kami berhentikan. Nanti akan pindahkan ke Korwil ya,” ungkap Arief Rohman, Sabtu, 11 April 2026.

Arief menegaskan per Senin besuk guru yang menghebohkan dunia maya tersebut akan dipindahkan ke kantor Korwil Kecamatan Jati, sebagai staf.

Sebelumnya, jagat media sosial heboh dengan beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dugaan melibatkan seorang guru SMP dengan siswinya di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Percakapan tersebut menuai sorotan karena berisi ajakan untuk bertemu berdua di sebuah ruangan tertutup.

BACA JUGA: Kasus Honor Guru Musik Berujung Praperadilan, Kuasa Hukum Soroti Prosedur Penyidikan

Dalam tangkapan layar yang beredar, percakapan bermula dari komentar sang guru terhadap status WhatsApp maupun media sosial siswinya.

Namun, percakapan itu kemudian berkembang hingga mengarah pada ajakan pertemuan secara pribadi.

Kasus ini langsung memicu reaksi publik dan ternilai mencoreng dunia pendidikan di Blora. Banyak warganet mengecam dugaan tindakan tidak pantas tersebut.

Menindaklanjuti viralnya kasus ini, DPRD Kabupaten Blora melalui Komisi D memanggil pihak sekolah, Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial P3A untuk melakukan klarifikasi dalam rapat yang berlangsung pada Kamis, 9 April 2026 kemarin.

BACA JUGA: Harga Plastik Meroket Imbas Konflik Global, Viral Meme Kemasan Pakai Daun Pisang

Wakil Ketua Komisi D DPRD Blora, Aklif Nugroho Widi Utomo, menyayangkan kejadian tersebut dan meminta penanganan serius dari pihak terkait.

“Kami mendorong agar ada pembentukan tim investigasi khusus untuk menangani kasus ini secara menyeluruh,” tegasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp