SEMARANG, beritajateng.tv – Jawaban nyeleneh siswa Gen Z saat mengerjakan soal menjadi salah satu gambaran persoalan pembelajaran yang disoroti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Indonesia.
Beberapa contoh soal ujian dengan jawaban nyeleneh Gen Z di antaranya, saat soal yang mengharuskan siswa menyebutkan benda padat yang bisa dicairkan. Jawaban yang diberikan adalah, “BPKB, sertifikat tanah, dan emas.”
Kemudian saat siswa harus mengidentifikasi tugas masing-masing anggota keluarga. “Sebutkan 2 tugas Ibu di rumah! Ngurus arisan online dan main tiktok.”
Contoh soal dan jawaban yang viral di media sosial itu memang membuat netizen terhibur. Namun, terlepas dari soal dan jawaban yang di-setting atau tidak, tentu itu bisa memerlihatkan kualitas pendidikan khususnya dasar dan menengah.
Fenomena tersebut dugaan kuat berkaitan dengan schooling without learning atau siswa bersekolah tetapi tidak mendapatkan pembelajaran yang bermakna.
Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Pendidikan, Moch. Abduh, mengatakan fenomena schooling without learning masih terjadi di sebagian sekolah di Indonesia.
Menurutnya, siswa memang datang ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar, tetapi proses tersebut belum tentu menghasilkan pemahaman yang bermakna bagi mereka.
“Fenomena yang terjadi di sebagian besar sekolah kita itu schooling without learning. Jadi anak-anak datang ke sekolah, tetapi tidak banyak terjadi pembelajaran yang bermakna di sana,” kata Abduh saat beritajateng.tv temui dalam Youth Summit 2026 di Hotel Santika Premiere Semarang, Jumat, 21 Agustus 2026.
Jawaban Nyeleneh Siswa dan Daya Juang
Abduh kemudian menanggapi sejumlah jawaban siswa Gen Z yang teranggap nyeleneh ketika mendapat pertanyaan atau soal. Menurut dia, belum ada penelitian yang secara khusus membuktikan bahwa jawaban tersebut merupakan dampak dari schooling without learning.
Namun, ia menduga terdapat kaitan antara keduanya, terutama dengan kemampuan resilience atau daya juang siswa dalam menghadapi kesulitan. “Belum ada penelitian, tetapi saya menduga memang itu,” ujarnya.





