SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo akhirnya angkat bicara terkait viralnya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dibangun di tengah perkebunan dan perbukitan. Pj Kepala Desa Campurejo, Nugrah Isnaniawan, menegaskan lokasi pembangunan koperasi tersebut telah melalui kesepakatan dalam musyawarah desa (Musdes).
Sebelumnya, foto bangunan Kopdes Merah Putih Campurejo viral di media sosial karena lokasinya yang berada di kawasan perbukitan dan jauh dari permukiman warga.
Nugrah menjelaskan, lokasi pembangunan, penetapannya melalui Musdes yang berlangsung pada 6 Januari 2026. Dalam forum tersebut, masyarakat bersama pemerintah desa sepakat menggunakan tanah kas desa berupa bengkok kepala desa sebagai lokasi pembangunan koperasi.
“Hasil Musdes menetapkan tanah kas desa berupa bengkok kepala desa seluas 1.000 meter persegi dari total luas 16.820 meter persegi yang berada di Blok Sedengkeng sebagai lokasi pembangunan KDKMP,” ujar Nugrah, seperti beritajateng.tv kutip dari Antara, Jumat 10 Juli 2026.
BACA JUGA: Viral Kopdes Merah Putih Blora Dekat Kuburan, Dinas Koperasi Jateng Desak Pengurus Gali Potensi Ekonomi Desa
Ia menambahkan, lahan tersebut memiliki status hukum yang jelas. Yakni Sertifikat Hak Pakai Nomor 00071. Yakni atas nama Pemerintah Desa Campurejo atau Letter C Desa Nomor 2 Persil D IV Kelas 55.
“Tanah itu dengan alas hak Sertifikat Hak Pakai Nomor 00071 atas nama Pemdes Campurejo, atau C Desa Nomor 2 Persil D IV Kelas 55, status peruntukan lahannya untuk KDMP Desa Campurejo,” jelasnya.
Dekat Jalur Wisata Gunung Prau
Sementara itu, warga Campurejo, Sugiyanto, menilai keberadaan Kopdes Merah Putih di lokasi tersebut justru memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian desa.
Menurutnya, kawasan tersebut berada di jalur utama menuju Gunung Prau. Serta berdekatan dengan destinasi wisata mBeteng Sata, sehingga berpeluang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.





