SEMARANG, beritajateng.tv – Artikel ini akan membagikan sebuah fakta menarik dari film berjudul Dirty Vote yang sebelumnya viral di sosial media. Film ini berhasil menarik perhatian hingga tembus kurang lebih 6 juta kali penonton.
Lantas seperti apa fakta menarik dari film tersebut. Sebuah video dokumenter yang mengungkap beberapa data factual mengenai dugaan adanya kecurangan Pemilu 2024.
3 Fakta Menarik Film Dirty Vote
Menampilkan Tiga Ahli Tata Hukum Negara
Hal yang paling menarik dalam film ini yaitu menampilkan tiga ahli hukum tata negara. Ketiganya muncul dengan menyampaikan narasi dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Zainal Arifin Mochtar adalah seorang akademisi Hukum Tata Negara dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah mengumpulkan pengalaman melalui berbagai jabatan, khususnya yang terkait dengan keuangan dan perpajakan.
Selanjutnya, ada Bivitri Susanti yang menjadi satu-satunya perempuan ahli Hukum Tata Negara yang muncul dalam film tersebut. Berdasarkan informasi dari laman resmi PSHK, Bivitri Susanti adalah seorang pengajar di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera.
Terakhir yaitu sosok Feri Amsari yang merupakan pengamat hukum tata negara sekaligus pengajar di Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang. Ia juga aktif menulis buku yang berkaitan dengan hukum, politik, hingga korupsi.
Tayang Saat Masa Tenang Pemilu 2024
Berdasarkan informasi melalui laman resmi KPU RI menjelaskan bahwa pada tanggal 11-13 Februari 2024 merupakan masa tenang Pemilu 2024. Siapa sangka, ternyata video tersebut hadir pada 11 Februari 2024 membuat para publik begitu heboh.
Trending di Media Sosial
Film yang berdurasi cukup panjang tersebut kini menarik banyak perhatian sehingga masuk dalam daftar trending topik. Tak hanya itu, banyak berbagai media yang juga membagikan postingan video tersebut.
Meski begitu, banyak pula yang memberikan pujian serta apresiasi atas hadirnya film tersebut. Namun tentu tetap saja aka ada beberapa pihak yang kontra dengan adanya film ini.
Demikianlah beberapa fakta menarik dari film berjudul Dirty Vote yang mengungkap dugaan adanya kecurangan Pemilu 2024. (*)




