Hukum & Kriminal

Viral Pengeroyokan di Jalan Pahlawan Semarang, Polisi Ringkus Tukang Parkir Penembak Airsoft Gun

×

Viral Pengeroyokan di Jalan Pahlawan Semarang, Polisi Ringkus Tukang Parkir Penembak Airsoft Gun

Sebarkan artikel ini
Suasana sekitar Jalan Pahlawan saat ambulans datang usai kejadian pengeroyokan di depan Gedung Pramuka, Jalan Pahlawan, Pleburan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu, 30 Agustus 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Seorang tukang parkir berinisial RJP (31), warga Kelurahan Karangturi, Semarang Timur, ԁiringkus usai ԁiduga terlibat pengeroyokan yang viral di media sosial di depan Gedung Pramuka, Jalan Pahlawan, Pleburan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu, 30 Agustus 2026 dini hari.

Satreskrim Polrestabes Semarang bersama Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah mengamankan RJP di hari yang sama usai pengeroyokan tersebut sekitar pukul 16.00 WIB.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Dwi Yudi Setiawan, mengatakan perkara tersebut bermula saat korban bersama seorang teman perempuan mengendarai sepeda motor dari arah SMK Negeri 4 Semarang.

Di perjalanan, korban ԁiteriaki tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor. Mereka meminta korban berhenti.

Korban sempat mengabaikan teriakan tersebut. Namun, korban akhirnya berhenti di depan Gedung Pramuka. Cekcok kemudian terjadi hingga berujung pengeroyokan.

“Tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor. Korban kemudian berhenti di depan Gedung Pramuka dan terjadi cekcok hingga pengeroyokan. Setelah tiga orang tersebut melarikan diri, salah satu tukang parkir yang berada di lokasi datang. Dia melakukan tindakan kekerasan terhadap korban menggunakan airsoft gun,” jelasnya Rabu, 2 September 2026.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan – Buang Korban ke Sungai Banjir Kanal Barat Semarang, Begini Kronologinya

Keributan tersebut menarik perhatian RJP yang saat itu berada di sekitar lokasi. RJP ԁiduga dalam pengaruh minuman keras dan kemudian melakukan kekerasan terhadap korban. Selain memukul, RJP ԁiduga menodongkan dan menembakkan airsoft gun ke arah korban.

Saat kejadian, teman perempuan korban berusaha melindunginya dengan cara mendekap korban. Namun, pelaku ԁiduga menyiramkan minyak sayur panas yang justru mengenai teman perempuan korban.

“Pelaku yang kami amankan mengakui telah melakukan pemukulan dan menembakkan airsoft gun kepada korban. Pelaku juga mengakui menyiramkan minyak sayur yang mengenai teman perempuan korban. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti kami amankan untuk menjalani proses penyidikan di Polrestabes Semarang,” terang AKP Yudi.

Polisi memastikan RJP bukan bagian dari tiga orang yang sebelumnya ԁiduga mengeroyok korban. Hasil penyelidikan sementara juga menunjukkan korban tidak mengenal RJP maupun tiga pelaku pengeroyokan yang masih dalam pencarian.

“Untuk tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan, sampai saat ini masih kami lakukan pencarian. Dari hasil investigasi dan penyelidikan di lapangan serta keterangan korban, ԁiketahui korban tidak mengenal ketiga pelaku tersebut. Begitu juga antara pelaku yang sudah ԁiamankan dengan ketiga orang tersebut tidak saling mengenal,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pengakuan Pesilat Semarang Pengeroyokan Gegara Kaus Gambar Anjing

Akibat pengeroyokan dan penembakan tersebut, korban laki-laki mengalami luka pada bibir akibat pemukulan. Korban juga mengalami luka akibat tembakan airsoft gun pada bagian paha dan leher yang menyebabkan kulit kemerahan.

Sementara itu, teman perempuan korban mengalami luka setelah terkena siraman minyak panas.

Dalam perkara tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu airsoft gun warna hitam merek Pietro Beretta, empat butir peluru gotri airsoft gun, tas selempang hitam, topi hitam, kartu anggota Perbakin Jaguar Shooting Club, surat keterangan keanggotaan Perbakin Jaguar Shooting Club, serta kartu berobat dari RS Roemani Muhammadiyah.

AKP Dwi Yudi Setiawan mengatakan penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap identitas dan keberadaan tiga pelaku pengeroyokan.

“Kami masih melakukan pencarian terhadap tiga pelaku lainnya. Dan kami mengimbau kepada mereka agar segera menyerahkan diri dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan orang lain. Kami juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan maupun identitas pelaku untuk menyampaikan informasi kepada kepolisian,” tegasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp