Keluarga Ribut sudah tidak mendengar kabar darinya sejak tahun pertama ia bekerja. Tamat (75), kakak tertua Ribut, dan istrinya, Misni (60), mengungkapkan rasa syukur karena mengetahui Ribut masih hidup. Mereka berharap Ribut segera bisa pulang.
“Kami senang sekali melihat kabar itu. Tapi juga sedih, kenapa harus hidup sendirian di hutan. Kami jadi sulit tidur sejak tahu dia bertahan sendiri di sana,” ujar Misni, Kamis, 6 Maret 2025. (*)





