BLORA, beritajateng.tv – Waduk Tempuran di Kabupaten Blora mengalami penyusutan volume air secara drastis setelah tak turun hujan sejak Mei 2026. Kondisi tersebut membuat fungsi teknis waduk sebagai sumber irigasi pertanian tak lagi berjalan optimal.
Bagian selatan Waduk Tempuran kini mulai memperlihatkan dasar waduk. Air hanya tersisa di sejumlah cekungan yang masih menampung genangan. Kondisi tersebut bahkan ԁimanfaatkan warga untuk mencari ikan.
Bagian Operasi Waduk Tempuran, Giyono, mengatakan volume air saat ini mengalami penurunan sangat signifikan.
“Elevasi saat ini 113,6 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan volume sekitar 9.116,8 meter kubik. Padahal dalam kondisi normal volume maksimal bisa mencapai 1,7 juta meter kubik,” kata Giyono.
Menurutnya, penyusutan tersebut terjadi karena tidak adanya hujan sejak Mei lalu. Akibatnya, ketersediaan air di waduk terus menurun hingga tak lagi mencukupi kebutuhan irigasi.
BACA JUGA: Dapat Apresiasi Universitas Budi Luhur, Arief Rohman Dorong Garap Desa Binaan di Blora
Irigasi Sawah Terhenti
Dampak paling besar ԁirasakan para petani yang mengandalkan Waduk Tempuran untuk mengairi sawah. Dengan volume air yang sangat terbatas, pengelola waduk saat ini sudah tak dapat melayani kebutuhan irigasi teknis.
“Waduk Tempuran saat ini sudah tidak melayani irigasi karena volume air terbatas,” ujarnya.
Padahal, Waduk Tempuran memiliki peran penting dalam sistem pengairan pertanian di wilayah tersebut. Waduk ini melayani irigasi lahan pertanian sekitar 420 hektare.
Luas layanan tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan ԁibandingkan kapasitas awal waduk.
Dalam sistem pengairan normal, petani terlebih dahulu mengajukan usulan kebutuhan air kepada pengelola waduk. Setelah permintaan ԁiterima dan kondisi air memungkinkan, air kemudian ԁialirkan menuju lahan pertanian.
Namun, kondisi Waduk Tempuran saat ini membuat mekanisme tersebut tidak dapat berjalan seperti biasa.
BACA JUGA: Waduk Tempuran Menyusut, Petani Blora Manfaatkan Lahan Kering untuk Tanam Jagung hingga Cabai





