“Dr Abdul Karim memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat perkembangan AI dan pendidikan dari perspektif global. Sekaligus mendiskusikan relevansinya dengan konteks pendidikan di Indonesia,” ucap dia.
Akademisi UKSW, Krismiyati mengatakan, pemanfaatan teknologi AI sangat bisa terintegrasi dalam pembelajaran di kelas melalui penerapan yang lebih praktis.
“Sehingga para guru di sekolah dapat memperoleh inspirasi untuk mengembangkan pembelajaran. Tentu sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan peserta didik,” katanya.
BACA JUGA: Warga Khawatir Data Center AI di Batang Ganggu Ketersediaan Air, Dinas ESDM Jateng Jelaskan Soal Akuifer
Meski begitu, kata Krismiyati, tetap dibutuhkan kemampuan berpikir kritis ketika menggunakan AI. Jangan menerima begitu saja informasi yang dihasilkan AI.
“Melainkan juga harus memahami, memeriksa dan mempertimbangkannya kembali. Sehingga AI hanya menjadi alat yang membantu kita berpikir dan bukan untuk menggantikan proses berpikir kita,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





