Ia juga mengapresiasi peran masyarakat yang aktif melaporkan kondisi jalan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.
Menurutnya, laporan tersebut membantu pemerintah mempercepat identifikasi lokasi yang membutuhkan penanganan.
“Kami berterima kasih atas partisipasi masyarakat. Informasi yang masyarakat sampaikan sangat membantu kami melakukan pemetaan sehingga penanganan bisa lebih cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.
BACA JUGA: Ngesti Pandowo Disiapkan Jadi Magnet Wisata Budaya Semarang, Pemkot Jadwalkan Pertunjukan Berkala
DPU memastikan perbaikan akan terus berlanjut di sejumlah titik lain yang masih mengalami kerusakan. Prioritas perbaikan pada ruas dengan tingkat kerusakan paling berat agar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga.
Langkah percepatan ini harapannya tidak hanya mengembalikan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Kalipancur dan Abdulrahman Saleh. Tetapi juga menjadi solusi jangka panjang melalui penguatan konstruksi serta pengendalian kendaraan bertonase berat yang melintasi kawasan tersebut. (*)





