“Memang kekuatan kami ada di kekompakan dan soliditas warga dan keinginan warga untuk berubah kemudian juga tersambut baik pemerintah daerah,” lanjutnya.
Dukungan tersebut turut membuka peluang masuknya berbagai program pemerintah, kementerian hingga akademisi ke lingkungan Pancuran.
“Karena keinginan untuk mengubah wajah lingkungan juga semakin besar,” tambah Edy.
BACA JUGA: Antisipasi Demo Anarkis, Pemkot Semarang Batalkan Resepsi HUT RI di Balaikota dan Siagakan Personel
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan masyarakat Indonesia memiliki tanggung jawab untuk mewarisi sekaligus menjaga semangat perjuangan para pahlawan dan pendahulu bangsa.
Menurutnya, kemerdekaan yang telah diwariskan harus diisi dengan upaya menjaga kedaulatan dan membangun Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Dance juga mengapresiasi jasa dua bersaudara yang berprofesi sebagai wartawan, Frans dan Alex Mendur, yang mengabadikan momen Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, dokumentasi tersebut memiliki peran penting dalam menyebarluaskan kabar kemerdekaan Indonesia hingga ke berbagai daerah, termasuk Salatiga.
“Bahkan hari ini kita masih bisa melihat saat proklamasi dibacakan setiap upacara HUT Kemerdekaan RI,” tegasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





