Wakil Rektor I UPGRIS, Nur Khoiri, mengatakan, wisuda ke-84 diikuti 1.255 lulusan. Terdiri atas 460 laki-laki atau 37 persen dan 795 perempuan atau 63 persen.
Prosesi wisuda digelar selama dua hari. Sebanyak 697 lulusan mengikuti wisuda pada Selasa, 13 Oktober 2026, sedangkan 558 lulusan mengikuti prosesi pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Para lulusan berasal dari program magister (S2) yang mencakup enam program studi kependidikan serta program sarjana (S1) dari 22 program studi yang tersebar di tujuh fakultas.
BACA JUGA: Emil Audero, Tinggalkan Klub Taipan Indonesia, Relakan Liga Champions
Sebanyak 130 peserta dari program afirmasi kementerian, yang berasal dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), mengikuti prosesi secara daring.
Dengan latar belakang pendidikan yang beragam, para lulusan dia harapkan mampu memanfaatkan kompetensi yang sudah mereka peroleh untuk memasuki dunia kerja. Selain itu mengembangkan karier, maupun berkontribusi melalui bidang keahlian masing-masing.
Anggota DPD RI sekaligus Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi, berpesan kepada para wisudawan, khususnya lulusan program kependidikan, agar tidak berlama-lama merayakan kelulusan.
BACA JUGA: Jadwal Lengkap Liga Champions Malam Ini, Menanti Debut Calvin Verdonk VS Arsenal
Muhdi mengingatkan, lulusan yang ingin berkarier sebagai guru perlu mulai menentukan langkah berikutnya. Baik dengan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), melanjutkan studi, maupun mempersiapkan diri mengikuti seleksi perekrutan guru pemerintah.
“Maka kepada saudara-saudara, saya berharap setelah ini jangan terlalu lama merayakan kebahagiaannya. Bersiap diri untuk memasuki era baru, kuliah S2, PPG, atau di antara kesempatan itu bisa mengikuti seleksi,” kata Muhdi.
Muhdi juga berharap para wisudawan yang belum bekerja segera mendapatkan pekerjaan, sedangkan mereka yang telah bekerja dapat meningkatkan karier dan melengkapi sertifikasi profesi. (*)
Editor: Diaz A Abidin





