SEMARANG, beritajateng.tv – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyiapkan 1.255 lulusan agar lebih siap memasuki dunia kerja melalui penguatan kompetensi akademik, keterampilan nonakademik, dan karakter.
“Upaya tersebut melalui penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa,” kata Rektor UPGRIS, Sapto Budoyo, dalam Wisuda ke-84 di Balairung kampus tersebut. Selasa-Rabu (13-14) Oktober 2026.
Dia bilang, kelulusan bukan akhir dari proses pendidikan. Melainkan awal bagi lulusan untuk membuktikan kompetensi mereka di dunia profesional dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.
BACA JUGA: Tekad Nurisa Dian usai Juarai Panahan di Asian Games, Ingin Bangun Tempat Latihan di Semarang
Sapto mengatakan, selama menempuh pendidikan di UPGRIS, mahasiswa dapat bekal hard skill atau keterampilan teknis sesuai bidang keilmuan. Selain itu soft skill untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja.
“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah awal para lulusan untuk mulai menempuh kehidupan baru. Mempersiapkan agar apa yang didapat di Universitas PGRI Semarang selama pembelajaran ini dapat memberikan dampak kepada masyarakat,” katanya.
Kurikulum Berbasis OBE Jadi Bagian Penguatan Kompetensi
Sapto mengatakan, penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menjadi salah satu kebijakan dalam mengarahkan proses pembelajaran pada capaian kompetensi mahasiswa. Pendekatan ini menitikberatkan pada hasil belajar yang diharapkan dapat dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Melalui penguatan kompetensi akademik dan nonakademik, lulusan dia harapkan tidak hanya memiliki ijazah. Akan tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan sesuai bidangnya serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan lingkungan kerja.
BACA JUGA: Langkah Keluarga Aqib Siswa SD Korban Perundungan di Pemalang, Laporkan Kelalaian Kepsek ke Inspektorat
“Nilai-nilai etika dan lainnya sebagaimana nilai yang dikembangkan di UPGRIS yaitu adab. Adaptif, antusias, dan yang tidak kalah pentingnya tetap memiliki integritas yang baik,” ucap dia.
Nilai-nilai tersebut dia nilai penting sebagai bekal lulusan dalam membangun hubungan profesional, menghadapi perubahan, dan menjalankan tanggung jawab di tempat kerja.





