“Pemkot perlu investor yang berani modal dulu. Tapi kontraknya jangan lama-lama dengan hitung-hitungan bagi hasilnya sama-sama menguntungkan. Yang tidak kalah penting pemerintah harus bisa meyakinkan ke masyarakat agar aset-aset yang kini terbengkalai dapat kembali produktif serta memberi nilai tambah bagi Kota Semarang,” kata Mualim. (*)
Editor: Elly Amaliyah





