“Konsepnya ini berubah jadi taman minimalis modern. Jadi ini memang peningkatan taman yang ada sebelumnya. Patung relief perjuangan juga dilakukan perbaikan agar lebih terlihat,” kata Ali.
Ali mengatakan saat ini pihaknya memang membutuhkan anggaran dari CSR perusahaan untuk melakukan pembangunan dan pemeliharaan. Pasalnya APBD Pemkot sendiri masih banyak terkena refocusing penanganan pandemi Covid-19.
“Kita masih menbutuhkan anggaran untuk taman di Kota Semarang bahkan pemeliharaan itu kita masih kewalahan untuk anggarannya apalagi masih pandemi,” tandasnya. (Ak/El)





