BACA JUGA: Ketum PBNU Tolak Ultimatum Mundur, Hersubeno Arief: Tak Sesuai Adab Santri kepada Kiai Sepuh
Situasi tersebut membuka dua opsi: penunjukan pejabat ketua umum sementara atau percepatan muktamar luar biasa.
Nama Saifullah Yusuf sempat mencuat sebagai calon penjabat. Namun, ia menolak. “Saya merasa belum cocok untuk posisi itu,” ujar Gus Ipul. Karena itu, figur pengganti masih menjadi teka-teki.
Hersubeno memandang arah konflik PBNU akan berdampak besar pada peta politik tanah air. “NU memegang peran strategis. Arah kepemimpinan baru akan menentukan posisi NU serta relasinya dengan PKB,” tuturnya. (*)





