Karena minat para pembeli hewan ternak untuk kebutuhan Harj Raya Kurban juga terus meningkat. Sejak awal Mei lalu, sapi yang masuk mencapai 300 ekor setiap pasaran Pon.
Sedangkan untuk transaksinya secara umum stabil mencapai sekitar 100-an ekor setiap pasaran Pon. Jelang Hari Raya tahun kemarin rata- transaksinya hampir sama.
BACA JUGA: Nikmati Libur Idul Adha 2025 dengan Mengunjungi Wisata Berikut ini, Lokasinya di Yogyakarta
Demikian pula dengan harga jual, juga relatif tidak banyak perbedaan. Kalaupun ada kabar harga jual sapi naik, itu karena pembeli memang tertarik atau suka dengan kondisi fisik sapinya.
“Sehingga berapa pun harga yang penjual minta, pasti akan di bayar sepanjang kenaikan harganya masih teranggap wajar. Karena pembekinya memang sudah suka,” tambahnya.
Hidayat juga menyampaikan untuk harga jual satu ekor sapi menjelang Hari Raya Kurban kali ini, umumnya mencapai Rp 25 juta ke atas. Untuk harga di bawah Rp 25 juta, lebih sedikit,” jelasnya.
Sementara puncak aktivitas perdagangan hewan ternak prediksinya akan berlangsung pada dua pasaran Pon terakhir sebelum Idul Adha nanti. Yakni pada tanggal 21 dan 26 Mei 2026 nanti.
“Tetapi puncaknya mungkin akan berlangsung pada saat prepegan. Atau sehari menjelang Hari Raya Kurban, pada tanggal 26 Mei 2026 mendatang,” tandas Hidayat. (*)
Editor: Farah Nazila





