JatengPolitik

107 Hari Jelang Pemilu, ASN Pemprov Jateng Ucapkan Ikrar Netralitas, Sekda: Jangan Sampai Kita Bebani Bawaslu

×

107 Hari Jelang Pemilu, ASN Pemprov Jateng Ucapkan Ikrar Netralitas, Sekda: Jangan Sampai Kita Bebani Bawaslu

Sebarkan artikel ini
ikrar netralitas ASN jelang pemilu 2024
Sekretaris Daerah Sumarno saat membacakan ikrar netralitas ASN di halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin 30 Oktober 2023. (Dok: Pemprov Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – 107 hari menjelang Pemilu 2024 serentak, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ingatkan Aparatus Sipil Negara (ASN) untuk terus menjaga netralitasnya. Seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jateng telah berikrar untuk tidak memihak pasangan calon (paslon) tertentu.

Dalam ikrar yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Jateng pada Senin, 30 Oktober 2023 itu, ASN yang hadir juga berjanji untuk menggunakan media sosial sebijak mungkin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno hadir membacakan ikrar tersebut. Dalam amanatnya, Sumarno mengajak ASN untuk mendukung kelancaran Pemilu 2024. Pihaknya juga menyinggung agar ASN yang hadir tidak membebani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) selama proses berjalannya pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada menjadi tanggung jawab kita semua sebagai ASN. Sehingga jangan sampai kita justru membebani Bawaslu untuk mengawasi kita,” ujar Sumarno.

BACA JUGA: Potensi Pelanggaran Netralitas ASN Naik Empat Kali Lipat, KASN Awasi Aktivitas ASN di Medsos Jelang Pemilu

Sumarno menilai, wajib halnya bagi ASN untuk menjaga proses kelancaran Pemilu 2024. Oleh sebab itu, ASN harus tetap menjaga netralitasnya dan tidak menyalahgunakan media sosialnya.

“ASN jangan sampai berkomentar di media sosial yang tidak bijak, terlebih yang berhubungan dengan politik, menyebarkan ujaran kebencian, dan juga hoaks atau berita bohong,” paparnya.

4 Poin Penting Ikrar ASN

Ikrar netralitas yang diucapkan oleh ASN Setda Provinsi Jateng itu terdiri dari empat poin penting. Pembacaan itu diawali oleh Sumarno, kemudian diikuti oleh puluhan ASN yang hadir.

Adapun poin tersebut, yakni ASN wajib menjaga dan menegakkan prinsip netralitas dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik, baik sebelum, selama, maupun sesudah pelaksanaan Pemilu 2024.

BACA JUGA: ASN Pemprov Jateng Ikrarkan Pakta Integritas Netralitas, Nana Sudjana: Layanan Publik Harus Bebas Intervensi Politik 

Tak hanya itu, konflik kepentingan menjadi hal yang mesti ASN lakuka di lingkungan Setda Provinsi Jateng.