SALATIGA, beritajateng.tv – Aksi pencurian terjadi di sebuah gudang penggilingan padi di wilayah Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, Rabu dini hari, 1 April 2026. Sebanyak 1,5 ton gabah kering dan 4 kwintal beras dilaporkan raib digondol pelaku.
Akibat kejadian tersebut, pemilik usaha mengalami kerugian di taksir mencapai Rp14 juta dan telah melaporkan kasus ini ke Polres Salatiga.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, aksi pencurian dugaan kuat terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Sejumlah warga sempat melihat aktivitas mencurigakan berupa pemindahan barang oleh orang misterius menggunakan mobil pikap di dalam kompleks penggilingan padi di Jalan Dipomenggolo.
BACA JUGA: BI dan Kementerian Luncurkan Pedoman CSA Biochar untuk Dorong Produktivitas Padi
Pamapta Polres Salatiga, Reyhan Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
“Penyelidikan ini untuk mengungkap siapa pelaku yang telah menggasak gabah kering serta beras tersebut,” ujarnya saat beritajateng.tv konfirmasi.
Pemilik Baru Sadar Barangnya Hilang Pagi Hari
Kasus pencurian ini baru pemilik ketahui saat hendak membuka tempat usahanya sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, pintu gerbang gudang sudah dalam kondisi tidak terkunci.
Setelah pengecekan, sejumlah barang hilang dari dalam gudang. Rinciannya meliputi gabah kering dalam karung seberat total 1.500 kilogram serta beras sebanyak 400 kilogram.
Pihak Polres Salatiga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk meningkatkan sistem keamanan guna mencegah kejadian serupa.
BACA JUGA: Hadapi Perubahan Iklim, Jateng Genjot Produksi Low Carbon Rice dengan Dukungan Uni Eropa
Langkah yang di sarankan antara lain pemasangan kamera pengawas (CCTV) serta penempatan petugas jaga malam sebagai bentuk kewaspadaan.
“Ini penting untuk mengantisipasi tindak kejahatan sekaligus mengamankan aset usaha,” tambah Reyhan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut. (*)
Editor: Farah Nazila





