SEMARANG, beritajateng.tv – Keselamatan diri dan keluarga ketika berkendara saat mudik adalah hal yang sangat urgent. Apalagi saat ini semakin banyak kecelakaan yang terjadi, terutama saat mudik lebaran. Mulai dari kendaraan roda dua maupun roda empat.
Ada banyak penyebab terjadinya kecelakaan berkendara saat mudik, mulai dari mengantuk, hingga lalai dalam mengemudi. Selain itu, awareness masyarakat tentang keselamatan berkendara masih sangat minim.
Maka dari itu, ada 6 hal yang harus kamu perhatikan agar berkendara saat mudik aman dan nyaman.
1. Performa Kendaraan
Sebelum melakukan perjalanan mudik, periksalah performa kendaraanmu. Pastikan mesin mobil, rem, dan lampu berfungsi dengan baik.
Selain itu, periksa oli mobil, kopling, air radiator, kabel, dan kondisi aki. Jika perlu, cek terlebih dahulu kondisi kendaraanmu di bengkel untuk persiapan sebelum perjalanan.
Kendaraan yang jarang di-service kemungkinan performanya menurun. Oleh karena itu, jangan enggan untuk melakukan service kendaraan, ya.
2. Gunakan Sabuk Pengaman
Sebelum mengemudikan kendaraan, jangan lupa memakai sabuk pengaman. Sabuk pengaman berfungsi untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari benturan jika terjadi kecelakaan.
Selain itu, UULAJR (Undang-Undang Lalu Lintas dan Jalan Raya) Pasal 289 jo dan pasal 106 ayat 6 mewajibkan pengendara menggunakan sabuk pengaman saat mengemudi. Daripada kena tilang dan membahayakan keselamatan, pastikan menggunakan sabuk pengaman.
3. Berkendara saat Mudik: Bahan Bakar
Sebelum berkendara saat mudik, pastikan bahan bakar kendaraan tercukupi hingga ke tujuan. Lakukan pengecekan secara teratur. Apalagi ketika memasuki jalan tol.
Pom bensin di jalan tol tidak banyak tersedia. Jangan sampai kendaraan berhenti atau mogok di tengah jalan tol.
4. Kapasitas dan Keselamatan Penumpang
Sebelum mudik lebaran, pastikan kuantitas penumpang dan barang tidak melebihi kapasitas. Perjalanan bisa terganggu karena tidak semua orang bisa duduk dengan nyaman.
Apabila membawa balita, sebaiknya gunakan car seat atau booster seat. Hal tersebut bertujuan agar anak tetap merasa nyaman selama perjalanan.
5. Menyimpan Nomor-Nomor Darurat
Ada baiknya menyimpan nomor-nomor darurat sebagai persiapan menghadapi kondisi tak terprediksi. Misalnya kebakaran, kecelakaan lalu lintas, kejahatan berat.
Berikut daftar nomor yang harus kamu catat di gawaimu:
1. Nomor telepon Polisi jika terjadi kecelakaan dan kejahatan: 110
2. Nomor telepon Pemadam Kebakaran: 113 atau 1131
3. Nomor telepon untuk memanggil Ambulan: 118 dan 119
4. Nomor telepon untuk menghubungi badan SAR: 115
5. Nomor telepon untuk menghubungi posko Bencana Alam: 129
6. Nomor telepon untuk gangguan listrik: 123 atau 021-123
7. Nomor Darurat Umum bila jaringan seluler terbatas: 112
6. Selalu Patuhi Rambu Lalu Lintas
Seringkali kecelakaan lalu lintas terjadi karena kelalaian si pengemudi ketika berkendara saat mudik. Maka dari itu, apabila sudah merasa lelah dan mengantuk, segeralah beristirahat.
Penyebab lainnya terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah sikap terburu-buru. Banyak orang yang mengendarai kendaraannya dengan mengebut. Hal ini sangat beresiko terjasi kecelakaan.
Jadi, patuhi rambu lalu lintas agar perjalanan mudik tetap aman.
Ingat ya, keluargamu menunggu di rumah! (*).





