SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 70 persen Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Semarang sudah terisi pos jabatan manajer dan bekerja.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang, Purwadi, mengatakan, hingga saat ini belum semua Kopdes Merah Putih yang sudah ada manajer bekerja.
“Tetapi hampir sebagian besar sudah ada,” katanya, di gedung DPRD Kabupaten Semarang, Ungaran, Senin, 5 Oktober 2026.
Secara presentase, kata Purwadi, saat ini jumlahnya sudah ada sekitar 70 persen dari total Kopdes Merah Putih yang ada di Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: Soroti Proyek Geothermal, Pakar Lingkungan SCU Beberkan Dampak Lingkungan di Permukiman Padat Penduduk
Klaim Penempatan Manajer tanpa Persoalan
Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam hal penempatan manajer di Kabupaten Semarang relatif tidak ada persoalan.
“Prinsipnya, Diskumperindag tetap melaksanakan ketentuan pemerintah pusat,” kata dia.
Soal penempatan manajer Kopdes Merah Putih itu, Siskumperindag dan para manajer yang bersangkutan sudah berkoordinasi melalui rapat daring bersama dengan kementerian terkait.
BACA JUGA: Kapan Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Kerja? Menkop Ferry Juliantono: Jangan Tanya Itu
Di Kabupaten Semarang, katanya, hampir semua Kopdes Merah Putih nantinya pasti ada manajer. Namun berapa jumlah pastinya dia belum bisa mengetahui secara pasti.
Seharusnya, kata Purwadi, mulai hari ini semua manajer sudah masuk di Kopdes Merah Putih. Bahkan meski sampai saat ada yang belum terbangun gerainyapun, manajer sudah wajib bertugas.
“Karena bisa berjalan di kantor desa atau di kantor kelurahannya. Kalau yang sudah ada gerainya bisa langsung bekerja,” katanya.
Ketua Diskumperindag Kabupaten Semarang, Heru Subroto menambahkan, progres Kopdes Merah Putih di Kabupaten Semarang secara umum masih dalam fase verifikasi dan validasi.
BACA JUGA: Harapan Warga Ngampin Ambarawa, Kala Makam Tergusur Tol Jogja – Bawen
Menurutnya, proses verifikasi serta validasi itu untuk memastikan kondisi riil yang ada di lapangan. Teruhama terkait dengan gerai Kopdes Merah Putih yang telah beres atau sudah selesai pembangunannya.
“Termasuk di dalamya kondisi sarana dan prasarana pendukung operasional gerai yang sudah ada,” katanya.
Tanggapan DPRD
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang, Said Riswanto, mengatakan, Kopdes Merah Putih harus memiliki seorang manajer yang berkualitas.
“Artinya mereka (para manajer) punya tuntutan ntuk bekerja secara profesional. Apalagi dengan gaji atau pendapatan yang mestinya juga cukup sepadan,” kata politikus PAN itu.
Dia bilang, kondisi sebaliknya akan berbeda apabila mereka dapat gaji atau berpenghasilan yang tidak sepadan.
“Maka kinerjanya juga tidak akan sesuai dengan harapan,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





