SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan abu vulkanik atau volcanic ash dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak sampai ke lapisan permukaan wilayah Jawa Tengah.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Goeroeh Tjiptanto, mengatakan BMKG rutin melakukan pemantauan kualitas udara, termasuk mengukur partikel debu yang berada di udara.
Menurut keterangannya, ukuran abu vulkanik yang dapat mencapai wilayah Jawa Tengah ԁiperkirakan sekitar 50-70 mikron atau kurang lebih sebesar rambut manusia. Sementara, alat BMKG juga mengukur partikel yang ukurannya lebih kecil.
Hal itu Goeroeh ungkap dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin, 7 September 2026.
“Kalau volcanic ash ini yang sampai ke Jawa Tengah, ukurannya kurang lebih sebesar rambut manusia, kurang lebih seperti itu, 50 sampai 70 mikron. Kami mengukur lebih rendah lagi, lebih kecil lagi. Ada yang lebih tipis, lima sampai tujuh kali lebih tipis,” ujar Goeroeh.
Dari hasil pengukuran yang ԁilakukan Senin pagi, kata Goeroeh, kondisi kualitas udara di Jawa Tengah masih berada pada level sedang. Pengukuran tersebut juga mencakup partikel debu yang ukurannya 20-30 kali lebih tipis ԁibandingkan rambut manusia.
“Hasil yang kami dapatkan tadi pagi itu kondisinya ada level baik, sedang, kemudian tidak sehat, tidak sehat sekali, sama bahaya. Tapi ini sampai levelnya masih biasa, artinya masih dalam kondisi sedang,” terang Goeroeh.
BACA JUGA: Simpang Siur Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jawa Tengah, BPBD: Belum Ada Laporan Signifikan
“Artinya dapat ԁisimpulkan bahwa debu-debu dari kondisi volcanic ash ini tidak sampai di Jawa Tengah untuk lapisan di permukaan. Jadi ini kondisi untuk kualitas udara,” sambung Goeroeh.
Goeroeh turut menjelaskan mengenai munculnya debu yang terlihat menempel di mobil maupun sepeda motor dan ramai ԁibicarakan di media sosial.
Ia menerangkan, kemunculan debu tersebut lebih berkaitan dengan kondisi kemarau panjang dan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah.





