Politik

Ada Airlangga hingga Bahlil di Bursa Caketum, Golkar Jateng Sepakat Pilih Sosok Ini di Munas Partai

×

Ada Airlangga hingga Bahlil di Bursa Caketum, Golkar Jateng Sepakat Pilih Sosok Ini di Munas Partai

Sebarkan artikel ini
Masjid Agung Karanganyar | Ketua Partai Golkar Jateng Golkar
Eks Bupati Karanganyar sekaligus mantan sekretaris DPD Partai Golkar Jateng, Juliyatmono. (ant)

KARANGANYAR, beritajateng.tv – DPD Partai Golkar Jawa Tengah sepakat untuk memilih lagi Airlangga Hartarto menjadi Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan berlangsung pada Desember 2024.

“Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sudah memutuskan Munas Partai Golkar akan berlangsung pada Desember 2024,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng Juliyatmono, di Karanganyar, Jateng, Jumat, 19 April 2024.

Menurutnya, ketum selama ini syarat AD RT telah memenuhi pernah menjadi pengurus minimal satu periode.

“Kalau Ketua Umum harus satu periode menjadi pengurus partai. Golkar rapat tertinggi di Munas partai yang bisa memutuskan apa pun,” tutur Juliyatmono.

BACA JUGA: Belum Tentukan Cagub dari Internal, Partai Golkar Lirik Sosok Kapolda Jateng untuk Pilgub 2024

Namun, Partai Golkar hingga hari ini, karena prestasi Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Pemilu 2024 ada kenaikan kursi yang paling menonjol di Indonesia, semua Ketua DPD I dan Ketua DPD II kabupaten Kota telah sepakat untuk memilih lagi Airlangga menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

“Partai Golkar internal sudah solid tidak ada apa-apa, karena semua menghargai prestasinya dahsyat pada posisi seperti ini,” ucapnya.

Usulan bulat Airlangga jadi Ketua Umum Partai Golkar lagi

Lebih lanjut, Juliyatmono menuturkan bahwa pengurus DPD I termasuk ormas pendiri yang didirikan dan sayap-sayap itu, semua bulat untuk mengusulkan memilih Airlangga agar memimpin lagi Partai Golkar.

“Saya sebagai Sekretaris Partai Golkar Jateng dukungannya tertulis untuk menjaga soliditas partai supaya utuh hingga Munas bulan Desember 2024. Semua sudah tertata rapi yang masuk kabinet siapa setelah itu, baru menata partai lagi,” jelasnya.

Menyinggung soal isu Joko Widodo akan masuk partai Golkar, kata Juliyatmono, Airlangga telah menyampaikan bahwa Jokowi milik semua partai. Sebab, Jokowi mereka anggap sebagai tokoh nasional, negarawan, dan Presiden posisinya sudah di atas partai-partai.

BACA JUGA: Beredar Nama Bakal Calon Walikota dari Partai Golkar, Ada Nama Erry Sadewo, Anang Hingga Iswar Aminuddin

“Hal ini urusan para negarawan di pusat. Kalau Golkar, internalnya solid sampai sekarang sehingga kokoh untuk Ketua Umum Partai Golkar. Partai Golkar pada Pemilu tahun ini, kenaikan kursinya di DPR RI luar biasa. Hasil Pemilu Partai Golkar di luar gambaran orang,” terangnya.

Ia mengatakan, setelah keputusan MK soal Pilpres 2024 pada tanggal 22 April 2024, kemudian baru mulai menggeliat pembahasan Pilkada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota pascakeputusan MK, setelahnya yang di dalam pemerintahan dan di luar pemerintahan.

“Koalisinya nanti pasti akan berurutan baik provinsi maupun kabupaten,” tandasnya. (ant)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp