SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menunda keberangkatannya ke retret yang berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Hal ini menyusul instruksi dari Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Megawati meminta kepala daerah dari PDIP menunda partisipasi dalam retret yang dijadwalkan pada 21-28 Februari 2025, buntut dari penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Agustina yang baru mengikuti pelantikan pada Kamis (20 Februari 2025), memilih untuk fokus pada kegiatan membersihkan sampah di sekitar Pasar Johar. Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sambil menunggu arahan lebih lanjut dari partai.
BACA JUGA: Agustin-Iswar Siap Realisasikan Program Rp25 Juta Per RT di Tahun 2025
“Saya menunda keberangkatan retret hingga ada perintah lebih lanjut,” ungkap Agustina Wilujeng.
Penundaan ini telah pihaknya beritahukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan mendapat persetujuan. “Sudah izin Kemendagri, beliau menyampaikan ‘Oiya baiklah’,” kata Agustin.
Ia menyebut masih menunggu arahan lebih lanjut. Namun bila di perintahkan untuk hadir dalam retret, ia tinggal beranjak karena lokasi ia berada cukup dekat.
“Kalau ada perintah tiba-tiba misal berangkat, ya tinggal berangkat. Kan kalau dari Semarang dekat,” tambahnya.
Adapun di Jateng sendiri, kata dia Bendahara DPD PDI-P Jateng ini ada 19 kepala daerah dari PDI-P, beberapa kepala daerah dari kabupaten/kota yang jauh, seperti Banyumas sudah di Magelang tapi tidak mengikuti retret.
“Yang dari jauh, kalau sudah disana masih menunggu arahan lebih lanjut dan ini makan tahu pojok,” ujarnya.
Untuk wilayah yang cukup dekat, lanjut dia seperti Semarang, Kabupaten Semarang, Klaten, Kendal menurutnya sambil menunggu intruksi memilih melakukan kegiatan masing-masing. “Kalau jumlahnya berapa, bisa tanya ke Pak Manto (Ketua DPD PDIP Jateng,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





