BACA JUGA: Trauma Longsor Besar di Desa Ngrawan, Warga Tolak Eksplorasi Geothermal Gunung Telomoyo
Dia berkata, pengawasan dari pihak eksternal dapat menjadi masukan bagi jajaran BPN dalam memperbaiki pelayanan pertanahan.
“Berarti ada pihak eksternal yang membantu melakukan pengawasan dan lainnya. Komitmen kami saat ini melakukan perbaikan, memperbaiki tiap hari, meningkatkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat di seluruh kantor pertanahan,” ucapnya.
Sri Pranoto mengatakan, BPN Jawa Tengah juga terus melakukan penegasan agar pelayanan pertanahan berjalan tanpa praktik yang melanggar ketentuan.
BACA JUGA: Ketua Panitia Bantah Isu Pungli Iuran Rp500 Ribu Lomba Voli di Muktiharjo Kidul, Begini Penjelasannya
Dia menyebut pengembangan layanan elektronik menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan. Sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Sri Pranoto bilang, penerapan layanan elektronik juga dapat mengurangi kebutuhan tatap muka secara langsung antara petugas dan masyarakat. (*)
Editor: Diaz A Abidin





