SEMARANG, beritajateng.tv – DPD Partai Gerindra Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta bakal mengadakan konsolidasi daerah di Kabupaten Sukoharjo pada Minggu, 15 Oktober 2023 mendatang.
Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid, menyebut konsolidasi itu diawali dengan bimbingan teknis yang dihadiri anggota DPRD Provinsi periode 2019-2024 pada Sabtu, 14 Oktober 2023.
“Total keseluruhan ada sekitar 1.600 peserta,“ ujar Wachid saat beritajateng.tv hubungi melalui sambungan WhatsApp, Selasa, 10 Oktober 2023.
BACA JUGA: Baliho Duet Prabowo-Gibran Tersebar di Jawa Tengah Hingga NTT, Gerindra Jateng: Bukan Arahan DPD
Disinggung apakah Ketum Gerindra Prabowo Subianto akan hadir dalam konsolidasi tersebut, Wachid mengaku telah mengirimkan undangan pertama kali pada Menteri Pertanahan RI tersebut.
“Kami sudah mengundang Pak Prabowo untuk memberikan arahan. Kami juga mengundang Ketua Harian dan sekaligus Ketua Bappilu Pusat Sufmi Dasco Ahmad,” bebernya.
Selain itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani juga diundang dan dipastikan hadir dalam konsolidasi tersebut.
“Pak Muzani menjawab oke, tinggal menunggu konfirmasi Pak Prabowo dan Pak Dasco,” sambungnya.
Alasan DPD Gerindra Jateng-DIY gelar konsolidasi di Sukoharjo
Nantinya, konsolidasi daerah itu akan berlangsung di Hotel Grand Mercure Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Adapun alasan konsolidasi itu bakal berlangsung di wilayah Sukoharjo menurutnya ialah arahan langsung dari DPP yang mengharuskan untuk dapat mengakomodasi sebanyak 1.600 peserta.
“Akhirnya ketemulah Hotel Mercure di Solo itu yang bisa menampung orang sampai 2.000 di hall-nya. Bukan maksud dan tujuan ingin mempertemukan Pak Prabowo dengan Gibran, itu lain. Kalau nanti ketemu kan nanti lain lagi,” bebernya.
Sebagai informasi, Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, menemui Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Solo, Jawa Tengah pada Selasa, 10 Oktober 2023.
BACA JUGA: Calonkan Wali Kota Surakarta Jadi Cawapres Prabowo, PBB Sebut Gibran Tak Perlu Takut Keluar Partai
Selain bersilaturahmi, pertemuan tersebut sekaligus untuk mengundang putra sulung Presiden Jokowi untuk hadir dalam konsolidasi daerah tersebut.
Terkait hal ini, Wachid membenarkan bahwa DPC Gerindra Solo sebelumnya meminta arahan untuk mengundang Gibran.
“Boleh-boleh saja mengundang Mas Gibran selaku wali kota. DPC Solo punya anggota DPRD, mungkin barangkali mau ketemu antara eksekutif dan legislatif, kan tidak apa-apa,” bebernya.
Menurutnya, DPC Solo yang mengundang Gibran itu bisa jadi untuk membahas terkait pembangunan Kota Solo ke depannya. Atau dengan kata lain kinerja antara eksekutif dan legislatif.
“Mas Gibran kan Walikota, di DPC Solo itu kan selaku di dewan itu legislatif, mereka mengundang Gibra selaku eksekutif kan bisa-bisa saja. Mau membahas bagaimana kemajuan Solo ke depan kan mungkin saja,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi




