Untuk saat ini, armada yang menggunakan TransTRACK di Jawa Tengah baru Trans Semarang saja. Mengenai apakah Trans Jateng akan menerapkan digitalisasi itu, Erry memberikan jawabannya.
BACA JUGA: Tiga Orang Tewas, Ini Kronologi Kecelakaan Balap Liar di Bangetayu Semarang
“Untuk Trans Jateng sedang penjajakan. Sudah beberapa waktu lalu penjajakan, tapi kembali lagi kepada para pelaku usaha atau pengusahanya, dalam hal ini konsorsium di Trans Jateng. Kita dari Dinas Perhubungan dan Balai Transportasi juga tidak akan memaksakan, itu murni kerja sama antara vendor dengan para pengusahanya, konsorsium sebagai mitranya,” jelas Erry.
Perihal angka laka lantas yang melonjak tiap tahunnya, Erry berharap bisa mencegah kecelakaan, sehingga angka itu dapat menurun.
“Jadi kita menerapkan semua terkait sistem manajemen keselamatan, ini terkait risiko dan bahaya. Harapan kami, semua pengusaha angkutan memahami risiko dan bahaya. Itu antisipasinya bisa lewat sistem manajemen keselamatan,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi