Kendati demikian, Pemdes Sepakung mengajak masyarakat untuk melihat kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga kelestarian alam dan keselamatan kawasan hutan.
“Meski akses ke puncak ԁitutup, wisatawan masih bisa menikmati destinasi alternatif di Desa Sepakung. Seperti Embung Balong dan berbagai lokasi wisata alam luar ruangan lainnya,” pungkas Nuri. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





