Jateng

Apresiasi Sekolah Koperasi Digital UKSW, Menkop Ferry: Kopdes Merah Putih Butuh Dukungan Kampus

×

Apresiasi Sekolah Koperasi Digital UKSW, Menkop Ferry: Kopdes Merah Putih Butuh Dukungan Kampus

Sebarkan artikel ini
Merah Putih Kampus
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, saat memberikan keterangan kepada wartawan di UKSW Salatiga, Selasa, 2 Desember 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SALATIGA, beritajateng.tv – Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih membutuhkan dukungan dari kalangan kampus. Sehingga, keberadaan koperasi ini bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat.

Ia menyebut dukungan kampus tersebut sangat perlu untuk menyempurnakan pengembangan bisnis. Termasuk dalam rangka meningkatkan kapasitas serta kompetensi para pengurus dalam memperkuat tata kelola Kopdes Merah Putih.

“Bagaimanapun, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini merupakan entitas bisnis usaha yang harus untung dan punya banyak manfaat bagi masyarakat,” jelasnya usai menghadiri Sharing Session Program Koperasi Merah Putih di kampus UKSW Salatiga, Selasa, 2 Desember 2025.

Oleh karena itu, Menkop sangat mengapresiasi sekaligus menyambut baik Sekolah Koperasi Digital yang telah UKSW inisiasi dalam menyongsong koperasi di era digital.

Menurutnya, itu sangat Kementerian Koperasi butuhkan untuk menyempurnakan proses-proses digitalisasi bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

BACA JUGA: 3.891 Koperasi Merah Putih di Jateng Telah Beroperasi, 1.257 Lahan Siap untuk Gudang

Meski begitu, Ferry menegaskan, dalam rangka mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, tetaplah harus mengombinasikan antara kegiatan riil dengan proses digitalisasi.

“Jangan sampai proses digitalisasinya lebih maju tetapi sektor riilnya tidak jalan. Jadi aktivitas bisnisnya hasus sesuai dan seiring dengan peningkatan proses digitalisasinya,” tegasnya.

Menanggapi progres Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Menkop menyampaikan, berdasarkan inventarisasi data melalui Sistem Informasi Koperasi Desa, sudah ada 34 ribu tanah yang siap bangun.

Sedangkan yang sudah terbangun mencapai 17 ribu hingga 18 ribu. Tambah dengan yang sedang persiapan mencapai sekitar 27 ribu atau 28 ribu.

“Harapannya di bulan Desember nanti sudah bisa mencapai dua kali lipatnya. Baik data tanahnya maupun yang sedang pembangunan. Targetnya di bulan Maret atau April 2026 nanti mudah-mudahan sudah selesai,” tambahnya.

Kampus UKSW luncurkan Sekolah Koperasi Digital

Sementara itu, Rektor UKSW, Prof. Intiyas Utami, meyebut Desember ini UKSW bakal meluncurkan satu program bertajuk Sekolah Koperasi Digital.

Sekolah ini, kata dia, yakni untuk para pengurus maupun pendamping koperasi. Di dalam sekolah itu terdapat pengenalan aplikasi digital yang merupakan inovasi APP multifungsi.

“Jadi satu APP yang bisa kita pakai untuk pembayaran, untuk transfer, untuk PPOB, beli pulsa, bayar BPJS, dan bahkan bisa untuk tarik tunai,” jelasnya.

Ia mengungkap bahwa APP ini sekaligus akan UKSW kembangkan menjadi Koperasipedia yang bisa untuk marketplace produk-produk yang ada di koperasi-koperasi di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Bina Kopdes Merah Putih, Pemerintah Siapkan 100 Koperasi Besar Nasional Sebagai “Kakak Asuh”

“Ini menjadi bagian dari kontribusi UKSW untuk mendukung program pemerintah dalam penguatan kapasitas dari pengurus koperasi dan juga pendamping koperasi,” imbuhnya.

Sekolah koperasi digital itu UKSW desain dengan beberapa kali pertemuan dengan kurikulum tata kelola kelembagaan, tata kelola studi kelayakan, serta penguatan akuntansi dan manajemen.

“Kurang lebih ada 12 kali pertemuan dan kami justru akan memulai di daerah terlebih dahulu, yaitu di NTT dan Papua. Tetapi di Kota Salatiga tentu juga akan menjadi prioritas kami, karena keberadaan UKSW di Kota Salatiga,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp