SEMARANG, beritajateng.tv – Massa Barisan Masyarakat (Barmas) Kabupaten Semarang meminta pimpinan DPRD Kabupaten Semarang menandatangani aspirasi penolakan terhadap rencana pemerintah pusat terkait proyek geothermal di Gunung Ungaran dan Telomoyo,
Momentum ini menjadi hasil audiensi puluhan massa Barmas bersama anggota DPRD Kabupaten Semarang yang di ruang Banggar, kompleks Gedung DPRD Kabupaten Semarang, Ungaran, Senin, 19 Oktober 2026.
Dalam audiensi, sejumlah perwakilan Barmas Kabupaten Semarang, menyampaikan berbagai alasan. Tentunya dalam hal menolak proyek geothermal di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran dan Gunung Telomoyo.
BACA JUGA: Soal Proyek Geothermal, Begini Sikap PCNU Kabupaten Semarang
Perwakilan Barmas Kabupaten Semarang, Rahman Kendalisodo, mengatakan, ada kekhawatiran akan dampak yang bakal timbul akan rencana proyek eksplorasi panas bumu tersebut.
“Seperti kerusakan lingkungan hingga proses perencanaan kegiatan yang tidak transparan dan tidak banyak melibatkan masyarakat sekitar,” katanya.
Rahman Kendalisodo berkata, audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang ini perlu agar aspirasi mereka sampai kepada penentu kebijakan di tingkat pemerintah pusat.
“Sehingga ada tindak lanjut, karena kami menganggap proyek geothermal ini sangat membahayakan,” ucapnya.
Tandatangani Aspirasi Penolakan
Oleh karena itu, Rahman Kendalisodo bilang, massa Barmas Kabupaten Semarang meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Semarang menandatangani aspirasi penolakan sekaligus mengirimkan lengsung kepada Presiden RI.
Massa Barmas Kabupaten Semarang juga akan meminta kepada Bupati Semarang Ngesti Nugraha untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.
“Maka, kami akan menunggu sampai kapan Bupati Semarang akan meneruskan aspirasi kami kepada pemerintah pusat,” ucap dia.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Maritohening menyampaikan, surat yang dia tandatangani merupakan aspirasi dari masyarakat yang menolak proyek geothermal.
“Ada beberapa tuntutan yang ingin mereka sampaikan kepada presiden. Saya selaku pimpinan DPRD memfasilitasi mereka, dan hari ini juga aspirasi tersebut kami teruskan kepada pemerintah pusat,” ucap dia.





