Disinggung sikap DPRD Kabupaten Semarang terkait dengan proyek geothermal, Bondan bilang, wakil rakyat pun sejauh ini belum bisa bersikap.
“Karena belum ada selembar pun dokumen soal geothermal yang masuk ke DPRD,” katanya.
Bondan berkata, apapun masukan dari komponen masyarakat dalam audiensi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan soal pembahasan geothermal kedepan.
Sementara itu, Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang, Budi Rahardjo mengatakan, terkait dengan proyek geothermal Gunung Ungaran menjadi kewenangan Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).
BACA JUGA: Puluhan Anabul Ramaikan Lomba Fashion Kucing di MD Mall Blora, Blora Cat Community Harap Jadi Agenda Rutin
Akan tetapi, kata dia, rencana proyek tersebut sementara berhenti terlebih dahulu. Pertimbangannya kondusifitas wilayah Kabupaten Semarang saat ini sedang berkonsentrasi pada pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2026.
“Sesuai dengan permintaan bapak Bupati Semarang karena saat ini fokus pada pelalsanaan pilkades serentak 2026. Tidak ada aktivitas apapun terkait proyek geothermal tersebut,” ucapnya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





