Menurut Eric, bahkan jika perangkat fisik hilang atau SSD di lepas dan di pasang pada perangkat lain. Data yang tersimpan tetap tidak dapat di akses oleh pihak yang tidak memiliki otorisasi.
“Perusahaan saat ini tidak hanya berinvestasi pada perangkat keras, tetapi juga pada keamanan informasi yang menjadi aset penting bisnis. Karena itu perlindungan data menjadi fokus utama dalam pengembangan ExpertBook Ultra,” katanya.
Kombinasi performa AI hingga 50 TOPS, layar Tandem OLED ultra terang, desain ringan, daya tahan kelas militer. Serta keamanan enterprise menjadikan ASUS ExpertBook Ultra sebagai salah satu pemain baru yang serius di segmen laptop bisnis premium.
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan perangkat kerja yang mampu mendukung produktivitas berbasis AI. ASUS tampaknya tidak sekadar menghadirkan laptop dengan spesifikasi tinggi.
Perusahaan berupaya membangun standar baru tentang bagaimana laptop bisnis modern seharusnya bekerja: cepat, aman, cerdas, dan siap mendampingi profesional menghadapi tantangan masa depan. (*)





