BLORA, beritajateng.tv – Salah satu bakal calon bupati (Bacabup) Blora Abu Nafi menarik perhatian dengan aksinya yang terus menyapa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan secara terbuka meminta dukungan di kantornya. Tindakan ini membuat heboh para ASN yang ia datangi, terutama saat apel pagi.
Abu Nafi, yang diusung oleh koalisi PDIP dan PPP, menegaskan keinginannya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, terinspirasi oleh figur Prabowo.
Ia terlihat aktif menjalin komunikasi dengan para ASN, meminta dukungan untuk pencalonannya.
“Saya ingin berkolaborasi dengan ASN untuk membangun Blora yang lebih baik. Karena dulu saya lahir dari ASN, dan 5 tahun menjadi wakil Bupati Blora,”
“Saya ingat waktu menjabat di Dinas Perhubungan, dalam waktu satu bulan tidak ada namanya pungli. Tapi saya tetap memperhatikan pegawai saya dengan memaksimalakan perjalanan dinas,” ujar Abu Nafi, Rabu 18 September 2024.
BACA JUGA: KPU Blora Sambut Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati 2024-2029 dengan Dekorasi Meriah
Diketahui, aksi Abu Nafi meminta dukungan ASN akan terus berlanjut. Pada Rabu, 18 September 2024 pagi, ia juga terlihat meminta dukungan di lingkungan Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan.
Dalam kunjungannya, itu Abu Nafi juga secara terang-terangan meminta doa restu kepada para ASN yang dulu pernah bekerja bersamanya.
“Jelas, tadi pas saya salaman ya saya bilang minta doa restu. Bagi saya silaturahmi itu tidak ada salahnya. Kenapa harus takut,” paparnya.
Terkait aksi Abu Nafi yang terang terangan minta dukungan ASN, Komisioner Bawaslu Blora Muhammad Mustain memastikan tidak melanggar aturan.
“Aksi ini (meminta dukungan ASN) hanya sebatas silaturahmi biasa dengan masyarakat. Saat ini, Abu Nafi masih berstatus sebagai bakal calon bupati,” jelas Mustain.
Namun, Mustain mengingatkan kepada semua bakal calon untuk mematuhi aturan kampanye yang berlaku setelah ditetapkan sebagai calon oleh KPU Blora.
BACA JUGA: Pengundian Nomor Urut Pilgub Jateng 5 Hari Lagi, KPU Beberkan Lokasi dan Aturan Massa Pendukung
Di sisi lain, Bawaslu akan terus melakukan pengawasan terhadap para calon selama masa kampanye jelang Pilkada. (*)
Editor: Farah Nazila




