Pendidikan

Ganjar dan Cak Imin Janjikan Gaji Guru Hingga 30 Juta, Pakar Pendidikan UPGRIS: Kalau Berani Harus Ada Kontrak Politik

×

Ganjar dan Cak Imin Janjikan Gaji Guru Hingga 30 Juta, Pakar Pendidikan UPGRIS: Kalau Berani Harus Ada Kontrak Politik

Sebarkan artikel ini
Bansos April 2026 | Polda Bintara | Insentif Dokter | Surat CPNS | Kritik Saran MPLS | sekolah swasta | Gaji KPPS | pungli ppdb | bacapres janji | Perusahaan THR
Ilustrasi seseorang mengangsurkan amplop. (Foto: Freepik)

Ngasbun tak menampik bahwa masyarakat pendidikan, khususnya guru, tak pernah luput dari janji kampanye ke kampanye. Alih-alih Bacapres menjanjikan gaji yang ia anggap kurang perhitungan mendalam, Ngasbun menilai hendaknya calon pemimpin menyoroti permasalahan kekurangan guru terlebih dahulu.

“Banyak pihak yang memberi janji ini itu kepada para guru, tetapi ujung-ujungnya tidak terwujud. Terpenuhinya jumlah guru di Indonesia saja belum, lebih bagus untuk pengangkatan guru-guru baru,” tegasnya.

Hal ini baginya penting, ketimbang memberikan janji tidak realistis seperti gaji Rp30 juta. Pasalnya, masih banyak guru honorer yang hingga kini belum terangkat sebagai PNS maupun teralihkan ke PPPK.

BACA JUGA: Rungkad, Ini Nasib Kepala Sekolah yang Pecat Guru Honorer di Bogor 

Ia berharap, siapa pun pemimpin yang terpilih nanti, sosoknya dapat memerhatikan penempatan guru, khususnya pengangkatan guru honorer yang kini belum terpenuhi secara baik.

“Guru yang masih honorer pastikan diangkat jadi PNS sesuai dengan aturan yang berlaku dan tahapan yang harus diikuti. Sehingga seluruh kebutuhan guru, mulai dari tingkat dasar sampai SMA/SMK, semua bisa terpenuhi karena di sekolah negeri masih sangat banyak guru honorer,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp