Jateng

Bahaya Kebakaran di SPBU, Damkar Semarang: Respon Cepat Jadi Kunci

×

Bahaya Kebakaran di SPBU, Damkar Semarang: Respon Cepat Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
Bahaya Kebakaran di SPBU, Damkar Semarang: Respon Cepat Jadi Kunci
Kepala Damkar Kota Semarang, Sih Rianung dan Sekdin Damkar Ade Bhakti Ariawan. (Ellya/beritajateng.tv)

Ia juga menegaskan bahwa saat ini seluruh APAR wajib memenuhi standar nasional Indonesia (SNI) agar kualitas dan keamanannya terjamin.

Dalam praktik di lapangan, Ade menyebut langkah pertama yang biasanya petugas SPBU lakukan saat terjadi kebakaran adalah menjauhkan sumber api dari dispenser bahan bakar untuk mencegah risiko yang lebih besar.

“Prioritas utama adalah menjauhkan api dari sumber bahan bakar. Setelah itu baru  pemadaman menggunakan APAR,” jelasnya.

Damkar menekankan bahwa upaya pencegahan jauh lebih penting dari penanganan saat kebakaran sudah terjadi. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan.

Sepanjang tahun 2025, Damkar Kota Semarang telah melibatkan lebih dari 22 ribu warga dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran, mulai dari tingkat anak-anak hingga lingkungan RT.

“Kami ingin masyarakat lebih paham. Pencegahan itu jauh lebih penting daripada pemadaman,” ujarnya.

BACA JUGA: Insiden Motor Terbakar, SPBU Sriwijaya Semarang Ditutup Sementara untuk Pembinaan

Ade juga mengingatkan agar APAR ditempatkan di lokasi yang mudah di jangkau dan tidak terkunci. Menurutnya, masih ada kasus di mana APAR justru tidak bisa mereka gunakan saat darurat karena terkunci.

“APAR harus siap pakai. Jangan sampai saat butuh malah tidak bisa kita gunakan karena terkunci atau sulit di jangkau,” tegasnya.

Melalui kejadian ini, Damkar berharap seluruh pihak, baik pengelola fasilitas umum maupun masyarakat, dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi potensi kebakaran.

“Kalau semua pihak memiliki kesadaran dan kesiapan, maka risiko kebakaran bisa di tekan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp