SEMARANG, beritajateng.tv – Restoran ala Jepang memang mudah ditemui di Kota Semarang. Namun, tempat yang mengusung konsep kedai sekaligus open kitchen layaknya street food menu Jepang masih jarang di Kota Atlas ini. Salah satunya adalah Snap Story Semarang.
Berlokasi di Jalan Lamper Tengah yang sempit dan cukup sulit dilalui mobil, Snap Story Semarang tampak ramai pengunjung. Bangunan yang semula garasi mobil itu disulap Rori Ardian Putra menjadi kedai Jejepangan.
Tempat tersebut ia beri nama Snap Story Semarang. Rori ingin menghadirkan sensasi sesungguhnya saat menjajal kudapan khas negeri Sakura.
BACA JUGA: Ajak Bestimu Segera, Resto Jepang Ini Akhirnya Hadir di Semarang, Harga Mulai 15 Ribuan
Pria yang pernah menempuh pendidikan Ilmu Hukum di UNS Solo itu memilih konsep open kitchen untuk Snap Story Semarang. Pengunjung yang datang dapat melihat para juru masak saat mengolah makanan.
Saat berbincang dengan beritajateng.tv, Rori menyebut menu takoyaki menjadi favorit para pengunjung. Meski kerap ada di tempat lain, Rori memastikan bahan hingga teknik yang ia gunakan saat memasak takoyaki berbeda dengan kedai lainnya.
“Setiap orang yang udah nyobain ini, pasti bakal bilang pasti ini yang paling yoi. Aku kan pakainya saus Jepang gitu, resepnya bener-bener mirip menu Jepang asli. Makanya menu takoyaki sering kehabisan, karena bikin sausnya rada-rada repot. Mau jualin takoyakinya aja tapi sausnya abis ya nggak bisa, nanti rasanya nggak otentik lagi,” tutur Rori Jumat malam 28 Juli 2023.
BACA JUGA: Warung Viral Enake Japanese Food Berawal dari Keresahan Image Makanan Jepang Mahal dan Ekslusif
Tak hanya mengandalkan takoyaki, berbagai menu jepang lain seperti okonomiyaki, hashimaki, dan yakitori dapat menjadipilihan pengunjung.
Olahan tepung terigu bercampur kol, daging, dan saus jepang atau Okonomiyaki juga menjadi andalan dari kedai ini.
Meski menerapkan menu hingga dekorasi ala Jepang, Rori tak memberi nama kedainya dengan nuansa negeri Sakura.
Nama Snap Story punya arti khusus
Ia memilih Snap Story karena ada cerita tersendiri dalam pemilihan nama tersebut.
“Aku dipanggilnya Snap. Kedai ini banyak banget kisah perjuangannya. Mulai dari aku jualan kecil-kecilan, sampai bisa berdiri begini,” ucapnya.
Pantauan beritajateng.tv, pengunjung tampak memadati kedai saat menjelang malam hari. Tak hanya menikmati kudapan, pengunjung juga dapat menikmati lagu maupun tontonan dari TV LED yang tersedia.
BACA JUGA: Berbagai Pilihan Menu Rumahan ala Jepang dari San Gyu by Hangry
Salah seorang pengunjung asal Banyumanik, Ratih mengaku sering berkunjung ke kedai tersebut. Dan benar, takoyaki menjadi menu yang tak pernah absen ia pesan.
“Suka banget sama takoyaki sini. Bukan sekadar takoyaki-takoyaki an, olahan tepung sampai isiannya daging terus sayuran itu bener-bener well made. Untuk harga 17 ribuan worth it lah,” ucap Ratih.
Tertarik menjajal sensasi street food negeri Sakura di daerah Lamper Semarang? Kamu bisa mengunjungi kedai Snap Story mulai pukul 15.30 hingga 22.30 WIB. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





