Ia mengatakan, Bulu Model dan Bulu Idol hari ini sebenarnya bersifat spontanitas dan baru kali pertama berlangsung. Kendati demikian, kegiatan ini mendapat respons yang positif dari warga binaan.
Havid pun berharap, warga binaan bisa menyalurkan bakatnya serta berprestasi lewat seni melalui kegiatan ini.
“Ini penting karena saya lihat wanita-wanita di Lapas Semarang sebenarnya kreatif tapi tidak ada jalur atau tempat menyalurkan bakatnya,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R.Qadafi





