Politik

Baliho Kapolda Makin Merebak Jelang Pilkada Jawa Tengah 2024, Ini Kata Indonesia Police Watch

×

Baliho Kapolda Makin Merebak Jelang Pilkada Jawa Tengah 2024, Ini Kata Indonesia Police Watch

Sebarkan artikel ini
Luthfi Jawa Tengah | Ahmad Luthfi Pilgub | Baliho Ahmad Luthfi
Baliho Kapolda Jateng Ahmad Luthfi di jalanan Semarang. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyarankan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, untuk mengambil sikap tegas soal isu maju sebagai calon gubernur (cagub) pada Pilkada Jawa Tengah 2024.

Menurut Sugeng, publik saat ini tengah menunggu sikap Irjen Pol Ahmad Luthfi apakah ia jadi maju sebagai cagub. Ia menyebut sikap tersebut penting guna meredam isu di masyarakat.

Apabila Irjen Pol Ahmad Luthfi serius maju, kata Sugeng, ia lebih baik mundur dari institusi kepolisian atau pensiun dini. Namun, jika tidak, lanjutnya, ia juga mestu menyampaikan hal tersebut secara terbuka kepada publik.

“Kalau saran saya, dari IPW, Pak Luthfi sebaiknya mengambil sikap tegas. Kalau memang mantap, ya sebaiknya mengundurkan diri. Sikap tegas ini diperlukan agar tidak menjadi polemik,” tutur Sugeng, belum lama ini.

BACA JUGA: Baliho Kapolda Ahmad Luthfi Ramaikan Jateng, Pengamat Politik: Indikasi Maju Pilgub, Tak Sekadar Ucapan

Sugeng menambahkan bahwa secara aturan, Luthfi tidak perlu mundur dari institusi kepolisian selama ia belum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Tengah 2024.

Aturan itu termuat dalam UU No. 10/2016 tentang Pilkada yang menyatakan bahwa calon yang merupakan anggota TNI atau Polri wajib mengundurkan diri setelah ditetapkan secara resmi oleh KPU.

Oleh karena itu, Luthfi tak melanggar Undang-undang maupun kode etik anggota Polri. Namun demikian, isu pencalonannya sebagai cagub Jawa Tengah bisa saja memunculkan polemik di masyarakat.

Polemik apabila Ahmad Luthfi maju di Pilgub Jawa Tengah 2024

Polemik ini muncul karena ada kekhawatiran bahwa Luthfi akan menyalahgunakan kewenangannya sebagai Kapolda Jawa Tengah dalam proses pencalonannya sebagai gubernur. Apalagi, ia adalah pimpinan tertinggi di institusi kepolisian di wilayah Jawa Tengah.

“Untuk itu, saran saya sebaiknya mulai ambil sikap tegas. Kalau mantap, ya mundur. Tapi, mundur itu juga bisa menjadi pisau bermata dua bagi Pak Luthfi. Jika mundur, tapi ternyata tidak ada partai politik yang menampung, kan susah juga,” imbuh Sugeng.

Saat ini, nama Luthfi memang ada dalam bursa calon gubernur Jawa Tengah untuk Pilkada serentak 2024. Baliho dan spanduk yang mendukungnya maju pada Pilgub 2024 telah terpasang di banyak wilayah Jawa Tengah.

BACA JUGA: Waketum Golkar Benarkan Kapolda Ahmad Luthfi Hingga Raffi Ahmad Masuk Survei Pilgub Jateng

Dukungan terhadap dirinya timbul lantaran  masa jabatannya sebagai Kapolda Jawa Tengah bakal lekas berakhir atau hendak pensiun dari institusi kepolisian pada November 2024.

Tak hanya itu, Luthfi juga publik anggap membuat kemajuan selama menjabat Kapolda Jawa Tengah empat tahun lebih.

Akan tetapi, sampai saat ini Ahmad Luthfi belum menegaskan kepastian maju sebagai calon gubernur. Ia selalu berkilah baliho serta spanduknya ialah aspirasi dari masyarakat. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp