SEMARANG, beritajateng.tv – Bupati Pati nonaktif Sudewo menyampaikan apresiasi kepada puluhan siswa binaannya yang berhasil lolos ke sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia. Sudewo menyampaikan hal tersebut usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Rabu, 24 Juni 2026.
Sudewo mengungkapkan rasa bangganya kepada 40 siswa binaan yang berasal dari sejumlah SMA favorit di Kabupaten Pati karena berhasil lolos seleksi masuk di berbagai perguruan tinggi bergengsi.
Ia menyebut para siswa tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang pendanaannya melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak binaan saya untuk mengikuti sekolah lanjutan. Ada 40 anak dari SMA favorit di Kabupaten Pati,” ujar Sudewo usai sidang pada Rabu, 24 Juni 2026.
BACA JUGA: Sidang Eksepsi Sudewo, Kuasa Hukum Ajukan Keberatan atas Dakwaan Gabungan
Menurutnya, sejumlah siswa berhasil menembus kampus-kampus ternama seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), hingga Universitas Pertahanan (Unhan).
“Ada yang masuk di Universitas Pertahanan jurusan Teknik Sipil, ada yang masuk di UGM, di UI. Itu hasil binaan kami menggunakan uang CSR,” katanya.
Minta Warga Pati Tetap Tenang
Dalam kesempatan yang sama, Sudewo juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Pati di tengah proses hukum yang masih dijalaninya.
Ia berharap warga tetap tenang dan terus mendoakan agar perkara yang ia hadapi dapat segera selesai.
“Warga Pati saya harap tetap tenang, berdoa supaya saya bebas sehingga saya bisa melanjutkan pembangunan kembali,” ujarnya.
Selain itu, Sudewo juga meminta para pendukung yang hadir mengawal persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang untuk tetap menjaga ketertiban.
“Dan bagi pendukung kami yang datang di sini tetap jaga situasi kondisi, dikendalikan supaya situasinya aman,” kata Sudewo.
Sebelumnya, Sudewo berpesan kepada Plt Bupati Pati agar program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tetap lanjut. Program tersebut menyasar sekitar 220 mahasiswa dan sumber pendanaannya telah diperhitungkan dari berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
BACA JUGA: Sidang Eksepsi Sudewo, Kuasa Hukum Ajukan Keberatan atas Dakwaan Gabungan
Selain beasiswa, Sudewo juga meminta agar program pembangunan infrastruktur jalan yang penganggarannya terlaksana dalam APBD 2026 tetap berjalan sesuai rencana.
Terakhir, Sudewo berpesan agar Plt Bupati Pati melanjutkan program renovasi pasar tradisional yang telah pemerintah daerah rencanakan. (*)
Editor: Farah Nazila





