Sebagai tindak lanjut kolaborasi, KAI Wisata bersama komunitas cat lovers berencana menggelar sejumlah kegiatan edukatif dan hiburan. Seperti kontes kucing serta kampanye kesadaran tentang kesejahteraan hewan.
“Melalui sinergi dengan komunitas pecinta kucing, kami ingin memastikan keberadaan kucing di Lawang Sewu. Agar tetap sehat, terawat, dan tidak mengganggu pelestarian bangunan heritage,” jelas Moedji.
Ia menambahkan, manajemen Lawang Sewu akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan komunitas pecinta satwa. Agar tercipta kawasan wisata yang ramah hewan sekaligus nyaman bagi pengunjung.
Dengan semangat “More Experience, Elevating Every Journey”. KAI Wisata berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi contoh pengelolaan satwa di ruang publik melalui pendekatan dialog dan kerja sama positif. (*)





