Jateng

Bantu Pemberitaan Seputar Perempuan dan Anak, DP3A Kota Semarang Kukuhkan Forum Media SAPA

×

Bantu Pemberitaan Seputar Perempuan dan Anak, DP3A Kota Semarang Kukuhkan Forum Media SAPA

Sebarkan artikel ini
Forum Media SAPA
Kepala DP3A Kota Semarang, Ulti Imran Basuki mengukuhkan 24 anggota Forum Media SAPA. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang mengukuhkan Forum Media sayang perempuan dan anak (SAPA).

Kepala DP3A Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki mengatakan pentingnya peran media dalam dunia pemerintahan terutama dilingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sendiri.

Terlebih, di Kementerian PPPA sudah ada program untuk membuat media khusus yang membantu tugas-tugas yang ada di DP3A.

Hal ini Ulfi sampaikan usai mengukuhkan 24 orang pengurus Forum Media SAPA sekaligus melaksanakan Workshop di Hotel Griya Persada Kabupaten Semarang pada 17-18 November 2023.

BACA JUGA: DP3A Kota Semarang Sosialisasi Aturan Penjualan Rokok Legal Kepada Retailer Perempuan

“Memang harus ada pembentukan. Di Kementerian PPPA sudah ada programnya agar media bisa membantu tugas dari DP3A. Selain media juga ada asosiasi perusahaan sahabat anak (APSA) yang juga ikut membantu kami,” kata Ulfi, Minggu.

Media, lanjut Ulfi, harus memiliki peran penting dan strategis dalam menyebarkan informasi yang terkait dengan kegiatan yang ada di DP3A. Pasalnya, saat ini segala jenis informasi lebih banyak dipegang oleh media.

“Sehingga kami minta teman-teman media bisa membantu Pemkot. Khususnya pada tugas pemberdayaaan dan perlindungan masyarakat, perempuan dan anak,” bebernya.

Pihaknya mengakui dalam mengambil sebuah keputusan untuk kepentingan masyarakat butuh data-data riil yang biasanya awak media himpun.

Sehingga dengan adanya Media SAPA, maka informasi akan bisa tersebar luas terutama dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Bantuan media ini penting karena semua tanpa informasi tidak berlaku karena pengambilan keputusan juga butuh data. Termasuk kerja sama dengan swasta untuk membantu pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak jadi ada media dan swasta,” tandasnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp