Jateng

Bantuan Kartu Jateng Ngopeni Turun jadi Rp200 Ribu per Bulan, Dinsos Sebut Anggaran Berkurang

×

Bantuan Kartu Jateng Ngopeni Turun jadi Rp200 Ribu per Bulan, Dinsos Sebut Anggaran Berkurang

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinsos Jawa Tengah, Imam Maskur, saat dijumpai di kantornya belum lama ini. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bantuan sosial Kartu Jateng Ngopeni (Kajen) di Jawa Tengah kini hanya sebesar Rp200 ribu per bulan untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM).

Nominal tersebut turun separuh ԁibanding sebelumnya yang mencapai Rp400 ribu per bulan akibat keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah, Imam Maskur, menyebut bantuan Kartu Jateng Ngopeni merupakan salah satu program perlindungan sosial milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah yang menyasar masyarakat miskin di desil 1 hingga desil 4.

“Kalau di Pemprov Jateng itu ada beberapa strategi penurunan kemiskinan. Yang pertama melalui perlindungan jaminan sosial, ini lewat Kajen,” ujar Imam saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, belum lama ini.

Menurut keterangannya, program Kartu Jateng Ngopeni itu menyasar sebanyak 10.500 keluarga penerima manfaat di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Warga Miskin Jateng 3 Juta, Dinsos Beri Kartu Jateng Ngopeni ke 10 Ribu Orang: Tiap Bulan Rp400 Ribu

Namun, kata Imam, bantuan hanya ԁiberikan kepada masyarakat miskin yang belum memperoleh bantuan sosial lain dari pemerintah pusat maupun pemerintah desa.

“Bagi mereka yang tidak mendapatkan alokasi PKH, BPNT, BLT Dana Desa maupun bantuan lain, itu ԁilindungi dengan Kajen,” jelasnya.

Ia mengatakan, nominal bantuan Kartu Jateng Ngopeni saat ini sebesar Rp200 ribu per bulan dan ԁicairkan setiap tiga bulan sekali melalui bank penyalur.

“Hanya alokasinya 10.500, per bulannya Rp200 ribu, pencairannya tiga bulan sekali,” kata Imam.

Imam mengakui nominal bantuan tersebut mengalami penurunan ԁibanding sebelumnya karena adanya pengurangan alokasi anggaran.

“Asalnya Rp400 ribu, tapi karena alokasi anggaran kita berkurang, jadi kita alokasikan hanya Rp200 ribu per bulan,” ungkapnya.

Pencairan Kartu Jateng Ngopeni Masih Tertunda karena Pergub Terbaru Belum Terbit

Di sisi lain, Imam menyebut pencairan bantuan Kartu Jateng Ngopeni tahun ini mengalami keterlambatan karena masih menunggu penyelesaian Peraturan Gubernur (Pergub).